Hatchi hatchi suara itu menghiasi suasana pagi dikeluarga ini, Aure hari ini terserang flu, dia tak menyangka jika acara kehujanan mereka membuat dia flu dan dengan badan yang sedikit demam tapi apa daya saat ini kedua orang tuanya menyuruhnya untuk ijin sekolah dulu karena dia sakit dank aRena Aure yang keras kepala dia terus terusan ngeyel ingin masuk sekolah mau tak mau mereka menuruti keinginan putrid satu satunya di keluarga ini. Hari ini Aure sangat malas sarapan apapun yang dimakannya semua terasa pahit dan dia hanya meminum s**u dan vitaminnya . setelah selesai akhirnya Andrew mengantarkan Aure ke sekolah sekalian dia pergi kekantor.
***
Saat sampai di sekolah Aure turun dari mobil kesayangan kakaknya, sebelum Aure sempat membuka pintu mobil Andrew pun turun dengan tergesa gesa untuk membukakan pintu Aure. Setelah Aure turun mata Andrew melihat Excel yang sedang turun dari mobil putih kesayangannya lalu dia memanggil Excel untuk mendekat.
“xel”teriak Andrew
“oh iya kak”ucap Excel lalu berjalan mendekati mobil Andrew
“tolong jagain Aure ya dia lagi sakit sih flu sama demam jadi tolong jagain nanti kalau ada apa apa langsung kasih tau aku, nih nomerku” ucap Andrew yang menyodorkan handphonenya ke Excel
“oke oke kak”ucap Excel setelah menyimpan nomor ponsel Andrew
“kalian ngomong apa sih kok bisik bisik?”Tanya Aure penasaran karena sejak tadi dia melihat Andrew yang sedang membisikkan sesutau di telingan Excel dan itu sangat serius kelihatannya
“gak apa apa dek cepetan masuk tuh barengan sama Excel maaf kakak gak bisa nganterin sampai dalam bentar lagi ada meeting”ucap Andrew
“oke kak sukses ya meetingnya hati hati dijalan bos” ucap Aure lalu mencium tangan kakaknya dan dibalas kecupan di dahi
Setelah mobil Andrew menghilang di belokan akhirnya mereka masuk ke kelasnya Excel akan menjaga Aure dengan sebaik mungkin, dia tak akan pernah membiarkan Aure kesakitan sekecil apapun.
“ehm nda? Udah sarapan?”Tanya Excel
“ehm udah” jawab Aure pelan
“bohong, yuk kita kekantin dulu mumpung belum bel”ucap Excel langsung menggandeng Aure ke kaarah kantin . Aure yang digandeng pun hanya membelalakkan matanya dia tak menyangka Excel akan sebaik ini padanya
“ehm kamu duduk disini dulu ya? Aku mau mesen dulu, kamu mau sarapan apa?”ucap Excel perhatian
“ehm nasi goReng aja jangan pedas y axel, sama minumnya es teh” ucap Aure
“oke tunggu sebentar ya”ucap Excel lalu berlari menghampiri ibu kantin untuk memesan makanan yang dipesan Aure.
Aure tertawa kecil melihat tingkah Excel yang berlari untuk memesakan makanan untuknya. Dia bahagia dia berharap waktu akan berhenti sekarang dia tak menyangka jika sikap Excel akan berubah dan semakin baik padanya dia sangat bersyukur dengan karunia yang diberikan allah padanya.
Tak menunggu waktu lama pesanan Aure pun telah ada didepan matanya, dia melihat Excel duduk didepannya dengan senyuman yang masih menghias bibir indahnya.
“nda cepet makan, kamu gak boleh sakit”ucap Excel. Lalu Aure mengambil piringnya dan mulai menyuapkan nasi goReng kedalam mulutnya, dia hanya merasakan pahit karena dia sekarang merasa sakit dan badannya semakin demam tapi dia menyembunyikan itu semua.
“enak?”ucap Excel memperhatikan Aure sambil menyangga dagunya dia senyum senyum memperhatikan Aure yang sedang makan . dia melihat ada nasi yang menempel di tepi bibir Aure lalu dia tanpa sadar langsung mengusapnya membuat Aure langsung menghentikan acara makannya dia melongo dia tak menyangka jika Excel akan memperhatikannya sebaik ini.
“Excel ? kamu udah sarapan belum?” Tanya Aure mengalihkan perhatian Excel
“eh eh belum eh udah”ucap Excel gelagapan
“yang bener yang mana?” ucap Aure bingung
“belum”ucap Excel jujur
“nih makan masa aku aja yang makan”ucap Aure sambil menyuapi Excel, dan Excel menanggapinya dengan membuka mulutnya agar Aure dapat menyuapinya
Mereka makan dengan lahap dan sekali kali bercanda tawa mereka menikamati momen yang seperti ini, bahagia tanpa beban yang ada. Tak menunggu lama akhirnya satu porsi nasi goRengnya pun sudah lenyap dan berpindah keperut mereka. Banyak pasang mata yang melihat adegan romantisan mereka saling suap dan tertawa bersama. Bahkan ada yang sampai menjerit dia tak menyangka jika Excel yang mereka kenal dingin bisa sangat perhatian dengan Aure. Mereka sangat iri dengan Aure tak menyangka Excel yang terkenal dingin bisa sangat perhatian dengan seorang cewek.
***
Mereka berjalan menapaki lorong yang mulai ramai dengan siswa siswi, banyak yang menyapa Aure dan Excel. Seperti biasa Excel hanya menampakkan sikap dinginnya dan Aure selalu menampakka sikap ramahnya ke semua orang. Aure pun selalu menyapa balik yang sudah menyapanya.
“xel kenapa sih kamu kok datar banget gitu mukanya” ucap Aure heran
“datar? Gak kok nda. Ehm kamu nanti pulang sama aku aja ya tadi aku udah ijin sama kakAndrew”ucap Excel
“ehm oke xel”ucap Aure lalu mereka melanjutkan perjalannya menuju kelas mereka
Bel pun berdenting keras tanda pelajaran telah usai mereka berbondong bondong menuju parkiran karena sudah lelah dengan pelajaran hari ini, begitu juga dengan Excel dia sekarang sedang menunggu Aure memasukkan peralatan sekolahnya ke dalam tasnya.
Aure bingung mau bilang apa sama Excel dia hari ini ada janji dengan Nandi dan Nixiauntuk ke peResmian café milik Nandi. Dia hanya mondar mandir sambil menggigit kuku jarinya yang menandakan dia sangat bingung.sampai suara baritone menghentikannaya.
“ehm nda gimana pulang sekarang?” Tanya Excel sambil mengambil tas punggunnya
“ehm xel hari ini aku ada janji datang ke peResmian café Nandigimana nih?”ucap Aure sambil menunduk
“oh yaudah yuk aku anterin”ucap Excel sambil menggandeng Aure keluar kelas
Excel membukakan pintu mobil untuk Aure dan Aure pun langsung duduk. Dan Excel menutup pintu kemudian dia berlari memutari mobil menuju kemudi. Setelah Aure memberitahu lokasi café Nandiakhirnya Excel langsung melajukan mobilnya ke tempat itu .
***
“emh yuk turun nda” ajak Excel sambil membuka seatbeltnya dia keluar lalu mengitari mobilnya untuk membukakan pintu Aure. Excel lalu mengulurkan tangannya membantu Aure turun dari mobilnya
“terima kasih” ucap Aure tersenyum karena perbuatan Excel yang menurutnya sangat manis
“yuk masuk” ujar Excel sambil menggenggam tangan Aure mereka berjalan melewati banyak pasang mata yang melihat mereka tapi Excel hanya acuh saja mereka tak perduli tatapan mata yang sedang memperhatikannya sedang bersama Aure. Excel membawa Aure bertemu Nandiyang sedang bersalaman dengan banyak tamunya
“hai”ucap Excel dan langsung membuat Nandimenghentikan acara salamannya kepada para tamunya dia langsung membalikkan badannya dan betapa terkejutnya melihat adegan dimana Excel menggandeng tangan Aure
“eh eh iya”jawab Nandigugup sambil menggerakkan matanya kepada Aure yang bisa diartikan Aure “kamu hutang penjelasan sama aku” isarat mata Nandidan Aure pun hanya menganggukkan kepalanya dalam hati dia berjanji akan member tahu Nandi dan Nixiayang sebenarnya telah terjadi antara dia dan Excel.
“eh kami boleh duduk? Amanda katanya lapar nih” ucap Excel sambil menggandeng tangan Aure untuk mencari tempat duduk
“oh ya silahkan duduk nanti saya suruh pelayan untuk membuatkan menu special di café ini”ucap Nandi lalu meninggalkan dua sejoli yang sedang dilanda asmara
***
Setelah acara peResmian kafe Nandiselesai Excel memutuskan untuk pulang dia berinisiatif mengajak Aure untuk ketempat favoritnya
“nda? Kamu hari ini sibuk gak?” Tanya Excel
“ehm gak juga sih emang kenapa?”Tanya Aure balik kepada Excel
“gak sih aku mau ngajak kamu ke tempat yang menurutku sih bagus dan bikin tenang”ucap Excel semangat
“ehm oke lagian juga masih jam 3” ucap Aure setelah melihat jam nya. Setelah mendapat persetujuan dari Aure akhirnya Excel melajukan mobilnya menuju tempat favoritnya itu diperjalanan mata Aure tak pernah lepas memperhatikan pepohonan yang menjulang tinggi di setiap jalan yang dia lewati.
“eh xel kacanya boleh dibuka gak?”Tanya Aure sambil menengok kearah Excel.
“boleh, bentar aku bukain dari sini aja”setelah membuka kaca pintunya Aure pun terlihat sangat senang memang benar kata Excel pemandangan hijau membuat hatinya lebih tenang dia sangat senang
Setelah menempuh waktu hampir setengah jam akhirnya mereka sampai ditempat tujuan mereka. Rumah joglo berada di tengah hutan yang sangat lebat tapi walau berada ditengah hutan rumah tersebut terlihat rapi dan terawatt. Excel mengajak Aure untuk memasuki rumah joglo tersebut dan betapa terkejutnya saat Aure membuka rumah tersebut dia langsung melihat kebun bunga yang sangat indah terdapat air mancur didepan gazebo yang terletak ditengah kebun bunga. Sangat indah lebih dari indah. Menurutnya Excel adalah lelaki yang penuh kejutan dia semakin menyukai Excel.
“bentar ya nda aku nyuruh bik sri buat bikin minuman dulu kamu nunggu di gazebo dulu ya”ujar Excel dan Aurepun hanya menganggukan kepalanya dia masih belum percaya jika ada kebun bunga sebagus ini.
JReng jReng jReng
Senang bisa mengenal dirimu, kuharap ini kan slamanya, saling mengerti, satu pandang, satu jiwa kuharap ini kan abadi, rasa saat kau jauh dariku ,senang jika kita bertemu, temani aku dalam kesepian ini, walau kita tidak bertemu, tertawa senang walau masalah menerpa, disitu kita saling melengkapi, kita nyanyi syalala lala membuat lagu bersama dengan lantunan lagu kita.
Aure yang mendengar suara Excel bernyanyipun hanya membelalakkan matanya dia tak percaya jika suara Excel sebagus ini.
“amanda, aku gak tau mau mulai dari mana aku tahu kalau aku tidak romantic atau apa tapi aku disini mau menyampaikan perasaanku yang sebenarnya. Jujur dari dulu perasaanku masih sama aku masih suka sama kamu dari awwal pertama kita bertemu saat kita smp dulu aku merasa aku sudah jatuh cinta sama kamu tak sedikitpun waktu aku lewatkan tanpa memikirkanmu, apa kamu mau menerima aku?” Tanya Excel sambil berlutut didepan Aure sambil membawa mawar merah ditangannya , dia berharap jika Aure akan membalas perasaannya dia tak tau entah apa yang akan terjadi jika Aure tak menerimanya yang jelas sangat menyakitkan jika menyimpan perasaannya terlalu lama dan dia sudah memutuskan untuk mengungkapkannya sekarang.
“xel? Kamu bercanda?dari smp? Bukannya kamu dulu pacaran sama wanda?”Tanya Aure heran
“wanda dulu itu hanya pelampiasan nda, kamu gak tahu betaapa hancurnya aku dulu saat tau kabar jika kamu tiba tiba pindah tanpa adanya alasan dan aku khilaf malahan aku terima cinta wanda dan apakah kamu tau? Ternyata wanda hanya memanfaatkan uangku dia selingkuh dibelakangku sangat menyakitkan dan karena itu juga aku selama ini bertindak cuek dan datar saat bertemu orang ya karena itu dihianati dan dibohongi itu sangat menyakitkan”ucap Excel serak dan tak pernah Aure sangka jika lelaki yang dicintainya menangis dihadapannya dan tanpa aba aba Aure langsung memeluk Excel dia memeluk erat Excel untuk menyalurkan semua kekuatan yang ada dalam tubuhnya dia tak kuasa melihat Excel serapuh ini.
“Excel please jangan kayak gini bukan maksud ku aku pergi tanpa alasan dulu, sebenarnya dari dulu sampai sekarang pun perasaanku masih sama pada kamu”ucap Aure pelan di telinga Excel
“maksudnya perasaan apa suka atau gimana?”Tanya Excel sambil melepaskan pelukan Aure
“aku suka kamu xel dari dulu sampai sekarang, waktu itupun aku sangat terpukul mendengar kamu jadian sama wanda”ucap Aure
“maaf maaf dulu waktu kamu pergi aku sempat kecelakaan jadi aku tak mengingat apa apa makanya pas kamu nyapa aku pagi itu aku langsung pergi, dan aku mulai sadar pas waktu aku nyelamatin kamu malahan kepala aku kebentur trus tiba tiba aku inget memori ingatan aku yang hilang dulu” ucap Excel lalu kembali memeluk Aure
“ehm gimana? Kamu mau kan jadi pacar aku?”Tanya Excel sekali lagi
“tanpa aku menjawab kamu pasti sudah tau jawabanku kan?”ucap Aure sambil menaikkan alis sebelah kirinya
“that’s right beb”ucap Excel senang Excel tak pernah menyangka jika dia bisa menjadi pacar Aure dia sangat senang hari ini senyuman pun tak pernah luntur dari bibirnya
***
Saat Aure turun dari mobel Excel dia masih setia menampilkan senyum bahagia nya pengakuan Excel hari ini sangat mengembalikan moodnya dia sangat bahagia sampai dia lupa jika dia sedang merasakan sakit.
Excel mengantar Aure sampai depan rumahnya dia menunggu Mama Aure membukakan pintu buat Aure. Setelah menunggu hampir lima menit akhirnya pintu pun terbuka dan menampilkan sosok wanita paruh baya yang terlihat anggun dengan baju rumahan yang beliau pakai. Tanpa disuruhpun Excel langsung menyalimi tangan Mamanya Aure.
“soRe tan”sapa Excel ramah
“oh ya soRe”ucap Mama Aure ramah
“temannya gak diajak masuk dulu Re?”Tanya Mamanya
“ehm xel mampir dulu yuk lagian hawa hawanya kayak mau hujan nih”ucap Aure
“eh iya emang gak ngRepotin ya Re? tan?”ucap Excel
“gak dong yuk masuk aja “ucap Aure sambil menggandeng tangan Excel untuk masuk kerumahnya
“mbok tolong buatin hot chocolat dua ya sama kue nya juga soalnya ada temanku nih”ucap Aure pada mbok Ijah
“inggih mbak siap “ucap mbok ijah sambil mengangkat tangannya seperti gerakan hormat dan malahan membuat Aure tertawa karena menurutnya tingkah mbok ijah sangat lucu. Setelah menyuruh mbok ijah untuk membuatkan hot chocolat Aure langsung kemabali lagi keruang tamu dilihatnya Excel yang sedang berbincang bincang dengan Mamahnya yang malahan terlihat serius
“ehm lagi pada ngomongin apa sih?”ucap Aure
“gak kok sayang gak lagi bicara apa apa , biasa Mama lagi ngakrabin diri buat lebih mengenal kekasih anak Mama”jawaban Mama Aure sontak membuat pipi Aure merona
“ih Mama bisa aja sih godain Aurenya”ucap Aure
“ehm ya sudah Mama mau kekamar dulu ya Re”ucap Mama Aure pamitan
“iya mah” ucap Aure pelan lalu dia bermaksud bertanya kepada Excel tentang apa yang dibicarakan dengan Mamanya tadi “eh xel emang Mamah tadi bilang aapa?”Tanya Aure penasaran
“ehm Cuma nanya kamu punya hubungan apa sama Aure trus aku bilang aku pacar anak tante, gitu nda dan setelah itu Mama mu bilang kalau aku gak boleh buat kamu sedih dan aku harus selalu lindungin kamu”ucap Excel panjang lebar
“oh gitu”ucap Aure
“iya sayang” ucap Excel yang langsung membuat Aure merona seketika
“ehm kamu besok ada acara gak?”Tanya Excel
“ gak ada emang kenapa ?”Tanya Aure sambil menatap Excel
“aku mau ngajak kamu jalan jalan yang, gimana mau gak?” Tanya Excel
“jalan jalan kemana? “ tanya Aure
“jalan jalan kepuncak, Papaku punya villa disana sekalian nanti kamu ajak kakAndrew, Nandi Nixia sama siapa tuh teman mereka yang satunya andri ?”Tanya Excel
“bukan andri tapi Andra sayang” ucap Aure gemas kepada Excel
“oh iya aku lupa”jawab Excel
“makanya mulai sekarang kamu harus peduli sama sekitar oke? Jangan terlalu cuek sama orang kamu nanti juga suatu saat membutuhkan orang lain, kamu janji ya akan ngerubah sikapmu jadi lebih baik?” ucap Aure sungguh sungguh pada Excel
“ehm iya iya aku akan mencoba, tapi kamu juga harus membantu aku ya “ jawab Excel lalu mengacak acak poni Aure
“ini diminum dulu”ucap Aure sambil menyodorkan hot chocolat tadi , tanpa menjawab pun Excel langsung menerima cangkir yang diberikan Aure tadi
“kita kepuncak berapa hari xel?”Tanya Aure yang menghentikan acara minum chocolat Excel
“2 hari aja kan besok wekkend yang” ucap Excel
“oh iya” jawab Aure dia sampai lupa jika besok adalah hari libur mungkin dia terlalu menikmati kebersamaannya bersama Excel thanks god ucap Aure dalam hati
“yang aku pulang dulu ya lagian udah mau jam tujuh nih”ucap Excel
“yuk aku anterin ke depan”ucap Aure lalu menggandeng tangan Excel untuk kedepan, sampai ke depan Aure kaget karena kedatangan kakAndrew yang tiba tiba dan parahnya lagi kakAndrew melihat Aure menggandeng tangan Excel dan langsung membuat Andrew mengeluarkan smirk andalannya
“mau pulang ya xel”ucap Andrew berbas basi
“iya kak, ini mau pulang” ucap Excel
“ya udah hati hati ya”ucap Andrew memperingati dan hanya di balas anggukan kepala Excel. Andrew langsung masuk ke dalam rumah setelah melihat anggukan Excel
“kamu hati hati ya sayang, nanti kamu kabarin kalau udah sampai”ucap Aure
“iya sayang aku pulang dulu ya” ucap Excel lalu mencium kening Aure yang langsung membuat Aure terdiam karena sikap Excel. Aure hanya menganggukkan kepalanya dia masih deg deg an karena sikap Excel.
Excel yang juga tak menyangka sikapnya yang tiba tiba mencium kening Aure juga membuatnya deg deg an dia lalu berlari menuju kemudinya lalu memasuki mobilnya dia mencoba menenangkan debaran jantungnya, setelah lumayan akhirnya dia menghidupkan mobilnya dan membuka kacanya lalu melambaikan tangannya kepada Aure yang dibalas senyuman Aure.
“hati hati ya”teriak Aure saat dia mau menutup kaca mobilnya dan dia hanya mengangguk dan melajukan mobilnya
***
Aure memasuki rumahnya lalu menuju kamarnya dia mau membersihkan badannya mungkin beRendam air hangat membuat badannya lebih Relaks, ucap Aure dalam hati dia memasuki kamarnya lalu menjalankan apa yang ada dipikirannya tadi beRendam air hangat.
Setelah selesai mandi Aure keluar dari kamar mandi lalu mengecek handphonenya dan tak dia sangka ada lima panggilan tak terjawab dari Excel, lalu dia mencoba menghubungi balik Excel , tanpa menunggu waktu lama Excel langsung mengangkat panggilan Aure
“hai, maaf ya tadi aku baru selesai mandi jadi gak dengar kalau tadi kamu nelpon”ucap Aure menyesal
“iya gaPapa kok sayang, ya udah kamu makan dulu gih aku juga mau mandi dulu”ucap Excel disebrang
“iya kamu juga ya jangan lupa makan malam, bye sayang” ucap Aure
“iya sayang ”jawab Excel lalu memutuskan sambungan teleponnya
Setelah menelpon Excel,Aure lalu keluar dari kamarnya menuju ruang makan, diasana sudah ada Mama dan Andrew. Hari ini Papanya sedang ada tugas di luar negeri tepatnya di jepang jadinya hari ini mereka hanya makan bertiga. Mereka makan dengan tenang dan sesekali di selipi dengan guyonan guyonan khas mereka
“kak besok diajak Excel ke puncak kakak mau gak?”Tanya Aure
“nggak ah dek kasihan Mama nanti gak ada temannya, lagian pasti Excel dapat ngelindungin kamu pasti, kakak percaya sama dia, pasti dia dapat ngejaga kamu seperti kakak yang jaga kamu selama ini” jawab Andrew
“ya udah lah kak, nanti aku bilang sama Excel”ucap Aure
“kamu hati hati ya, nanti jangan lupa bawa obat pakai pakian yang hangat jangan lupa makan pokoknya”ucap Mama Aure memperingati
“besok kamu di jemput Excel kan?”Tanya Andrew
“iya kak jam delapan” ucap Aure setelah meminum susunya dan Andrew pun hanya menganggukkan kepalanya tanda mengerti
“jangan lupa vitaminnya sayang”ucap Mama Aure sambil menyodorkan vitaminnya
“iya mah” ucap Aure lalu meminum vitaminnya
Setelah selesai makan akhirnya Aure kembali ke kamarnya untuk menyiapkan barang barang yang akan dia bawa, setelah selesai Aure langsung mengecek hp nya dilihatnya sudah menunjukkan jam setengah Sembilan malam, dia lalu mengirim sms ke Excel untuk memberi tahu kalau Andrew tak bisa ikut dan Nandi Nixia Andra bisa ikut .
Sayang mereka semua bisa ikut kecuali kakAndrew, katanya kakAndrew mau nemenin Mama dirumah, soalnya Papa sedang ada tugas
Ketikkan sms auRe lalu dia menekan tombol send pada benda pipih canggihnya itu
Tak lama dia mendapati balasan dari Excel
Iya sayang gak Papa ya udah kamu tidur dulu biar besok bisa fResh selamat malam sayang have nice a dream ya . Balas Excel
Iya sayang have nice a dream too ucap Aure mengahiri percakapan dalam sms mereka
Aure mencoba memejamkan matanya tapi dia tak bisa tidur, lalu dia keluar dari kamarnya menuju kamar kakaknya dia mengetuk pintu tanda ijin kepada kakaknya itu setelah dia mendengar kata masuk dari kakaknya lalu dia membuka pintunya dilihatnya kakaknya yang masih bergelut dengan tumpukan dokumen dimeja kerjanya.
“kak Aure tidur sini ya”ucap Aure
“iya gaPapa kamu tidur dulu aja, ini masih banyak dokumen yang dipelajari “ ucap Andrew
“oke kak good night” ucap Aure mencium pipi kakaknya lalu berjalan menghampiri ranjang yang dari tadi sudah didambanya Aure langsung tidur di ranjang hangat itu.
***
Pagi pun menjelang sang mentari pun mulai menunjukkan sinarnya seorang gadis yang cantik mulai membuka matanya dia menguap dan sedikit menggeliatkan matanya dia menengok jam di atas nakas sebelah ranjangnya. Setelah melihat jam menunjukkan pukul enam dia langsung bangun dan keluar kamar Andrew menuju kamarnya dia bersiap siap mandi karena mungkin sebentar lagi Excel sudah ada dirumahnya. sekitar empat puluh lima menit akhirnya mandinya pun selesai dia segera memakai pakaiannya. Celana jogger panjang dengan sweter warna dusty pink yang bertuliskan oppa and I tak lupa dia membawa syal warna senada dia memakai sepatu nike huaranche warna pink kombinasi dengan warna hitam dan tas selempang warna hitam kesayangannya.
Perfect
Ucap Aure didepan cermin dia lalu berjalan menuruni tangga menuju ruang makan dilihatnya disana sudah ada kekasihnya yang sedang berbincang bincang dengan kakak dan Mamanya Excel terlihat akrab dengan keluarganya.
“pagi”ucap Aure saat berada dia anak tangga terakhir dan semua pun menengok kearahnya dengan senyuman
“kamu lama banget dek udah ditunggu Excel dari tadi tau”ucap Andrew
“hehe maaf “ucap Aure lalu duduk disebelah Excel
Mereka sarapan bersama sama menikamati pagi yang cerah ini, setelah selesai tibalah saat mereka akan berpamitan untuk menuju puncak. Aure ijin mau mengambil kopernya dulu dikamarnya tapi Andrew langsung menyusul Aure.
“baju hangat udah ada? Peralatan kamu sudah semua kan? Gak ada yang ketinggalan?”Tanya Andrew tanpa jeda
“sudah kak”jawab Aure
“minum vitamin sama obat dulu Re, bentar kakak ambilin minum dibawah”ucap Andrew lalu keluar kamar Aure
Excel pov
“tante Excel ijin ngajak Aure ke puncak ya?”Tanya Excel
“oh iya nak Excel gaPapa kok, jaga Aure ya soalnya dia agak gak tahan dengan suhu yang terlalu dingin” ucap Mama Aure
“oh iya tan sip lah kalau itu tanpa diminta pun pasti Excel akan jaga Aure kok tan”jawab Excel
“ehm iya tante mau minta tolong satu hal”ucap Mama Aure serius
“apa tan ?”Tanya Excel
“ehm gini kamu harus ngingetin Aure buat teratur minum vitaminnya ya pokoknya dia jangan sampai telat makan kalau dia gak mau makan kamu harus bujuk dia, tante minta tolong banget ya xel”ucap Mama Aure
“oh sip tan pasti aku ingatin Aure tante jangan khawatir ya percayain sama Excel, Excel pasti akan jagain Aure sebaik baiknya, dan makasih juga tante udah ngasih ijin buat liburan”ucap Excel tersenyum sangat manis
“iya sama sama “jawab Mama Aure
“ehm tan kok Aure lama ya? Kalau aku nyusul ke kamarnya boleh gak siapa tahu dia butuh bantuan”ucap
“iya silahkan aja, kamarnya pintunya warna putih didepannya ada tulisan Aure berwarna baby blue”ucap Mama Aure
“makasih tan” ucap Excel lalu berjalan menaiki tangga menuju kamar Aure.
Setelah sampai diatas dia melihat ada pintu kamar terbuka dilihatnya Aure sedang meminum sesuatu dan dia juga mendengar kata kata Andrew “pokoknya jangan sampai telat minum obat oke? Kalau ada apa apa langsung telpon kakak jangan bandel kamu” karena ucapan Andrew itu Excel jadi berpikir obat ? obat apa yang diminum Aure ? sampai sampai kakAndrew bersikap protektif banget dengan Aure katanya minum obat yang teratur ? tadi Mamanya nyuruh ngingetin Aure buat minum vitamin jangan sampai lupa ? oh my god ada apa ini?. Batiin Excel bingung
“iya kakAure gak bakal lupa kok yuk kebawah pasti Excel udah nunggu lama” Excel yang mendengar itu langsung buru buru turun ke bawah dan seolah olah hal tadi tak pernah dia dengar
Excel pov end
“iya kakAure gak bakal lupa kok yuk kebawah pasti Excel udah nunggu lama” ucap Aure lalu keluar dari kamarnya dan disusul dengan Andrew yang membawa koper Aure
Mereka berjalan bersisihan menuju lantai bawah. Dilihatnya Excel duduk diruang tamu
“hai, maaf nunggu lama”ucap Aure lalu menghampiri Excel
“gaPapa kok yuk berangkat”ucap Excel sambil tersenyum,
Setelah berpamitan dengan Andrew mereka langsung otw untuk menjemput mereka (Nandi,Nixia, Andra ) mereka sudah berkumpul di taman dekat kompleks perumahan Aure. Setelah memasukkan koper Aure di bagasi Excel langsung melajukan mobilnya ketempat yang sudah mereka jadikan tempat janjian. Di dalam mobil tak ada percakapan apapun, Excel masih bingung dengan apa yang terjadi sama Aure,dan Aure pun sama dia bingung dengan sikap Excel yang tiba tiba diam tidak seperti kemarin dan dia akan mencoba bertanya sama Excel apa yang sedang terjadi dengan dirinya
“Excel?”ucap Aure melihat Excel yang masih focus dengan jalanan
“iya” jawab Excel tanpa melihat Aure
“kamu kenapa?” ungkap Aure terus terang
“aku? Aku gak Papa kok sayang”ucap Excel menengok kearah Aure sebentar lalu focus ke jalanan
“beneran?”Tanya Aure memastikan
“iya sayang, yuk turun udah sampai nih ditaman kompleks kita cari mereka dulu katanya sih mereka sudah sampai”ucap Excel
“yuk”ucap Aure senyum lalu dia turun dari mobil
Mereka berjalan berpegangan tangan menuju tempat ketemuan mereka, dilihatnya Nandi Nixia dan Andra sedang tertawa bersama entah topic apa yang mereka bicarakan hingga tak melihat Aure dan Excel sampai dihadapan mereka
“ehm ehm asik banget sampai gak tahu aku datang”ucap Aure
“eh eh sory sory “ ucap Nixia
“yuk kita berangkat, udah mau siang nih”ucap Excel
Mereka langsung berjalan mengekori Excel dan Aure yang berjalan didepan mereka. Sampai di mobil Excel langsung membuka bagasi agar NandiNixiadan Andra dapat meletakkan barang barang mereka, saat Aure mau masuk di kursi belakang Excel menginterupsi kegiatan Aure.
“kamu gak didepan aja nda?”Tanya Excel
“gak ah xel kasihan nanti Andra dibelakang sendiri gak enak juga”ucap Aure
“udahlah Re, gak Papa kamu didepan aja lagian aku juga sudah biasa duduk bertiga sama Nandi dan Nixia“ ucap Andra
“emang gak Papa?”Tanya Aure
“gak kok say”jawab Nandi dan Nixia bersamaan
“tuh yang dengarkan kamu tuh didepan aja”jawab Excel
“ehm ehm jangan lupa xel pajak jadiannya kami tunggu traktirannya oke?” tiga orang tersebut
“ehm oke oke tunggu ya, emang mau ditraktir apa?” Tanya Excel saat mereka sudah masuk kedalam mobil Excel
“liburan” ucap mereka seRempak
“liburan, lagian kan dua minggu lagi kita mau ukk kan? Setelah itu langsung libur gimana kalau kita liburan?” tambah Nandi
“kamu mau liburan kemana sayang?”Tanya Excel menengok kearah Aure
“ehm ehm gak usah ngeRepotin tau” ucap Aure pada Excel
“ya Aure gak seru”ucap mereka bertiga
“gaPapa kok emang bener mereka liburan semester dua kan tiga minggu masa kita gak kemana mana sih?”ucap Excel
“ya udah terserah, maunya kemana?” Tanya Aure pada NandiNixiadan Andra
“bali, Lombok, raja ampat” jawab mereka bebarengan
“oh my god yang bener mana satu aja pilihannya kasihan Excel tau”ucap Aure cemberut yang malahan membuat Aure menjadi sangat lucu hingga membuat Excel tersenyum juga
“ya udah bali”ucap mereka kompak
“bali? Udah fix ? jangan nyesel loh ya? Ntar udah kesana malah kalian gak semangat kan gak asik”ucap Aure memastikan
“yes princess kami ingin kebali” ucap Nandi dengan tegas mewakili ketiganya
“gimana xel? Ke Bali emang gak Papa ya?” Tanya Aure pada Excel
“gak Papa yang lagian juga Papa punya villa disana jadi kita bisa menginap di villa” ucap Excel
“makasih ya”ucap Aure dan disusul teriakan mereka bertiga
“wah wah Excel baik bangettt” ucap Andra menirukan suara para perempuan
“ih lucu banget tau gak suara Andra kalau kayak gitu cocok banget jadi cewek sumpah bikin ngakak” ucap Nixia sambil tertawa dan yang lainnya pun ikut tertawa dan sekali kali menimpali ucapan Nixia
bersambung