45. Antagonis X Crazy Psycho

2337 Words

Elisa tidak pernah diam. Sejak mobil melaju, dia berteriak histeris, mengendor-gedor kaca, menangis dramatis, merengek-rengek minta di turunkan dan hasilnya ..... sia-sia. Pemuda di sampingnya tidak memiliki hati. Benar, Elisa mengangguk dalam diam. Kenapa dia membuat masalah sih? Padahal masalah hidupnya sudah banyak, apalagi masalah Shami yang-Lah, dia juga belum menjenguk Shami!! Argh, semuanya jadi tambah berantakan gara-gara pemuda di sebelahnya. Sangat menyebalkan! Kemarin s**l karena perang dengan Daniel, dan sekarang juga s**l karena terjebak dengan temannya si kudanil itu. Heran deh, kenapa Elisa tidak pernah bisa hidup dengan tenang? Apakah di dunia sana, si penulis yang membuatnya seperti ini? Hadeh, ia pusing memikirkan itu! "Turun." Sebuah tangan terjulur di hadapannya se

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD