19. Apakah sudah peduli?

1667 Words

Pintu besar itu terbuka menampilkan Elisa dengan keadaan berantakannya. Kejadian di gudang benar-benar menghantui pikirannya, tak kuat ia berlari menaiki tangga menuju kamarnya tergesa-gesa tak menghiraukan rasa sakit dan kelu di kakinya. Pintu itu ditutup secara kasar. Elisa membanting ransel sekolahnya ke kasur. Kakinya melangkah mendekati cermin meja riasnya. Dia tersenyum sinis melihat penampilannya yang sangat kacau. Vas bunga kaca itu ia lirik, persekian detik vas bunga itu sudah hancur di susul dengan pecahan lain. “ARGHHHH!!” Cewek itu mengacak rambutnya yang sudah berantakan hingga tak terbentuk. Penampilannya benar-benar kacau. Pipi lebam, darah mengering di sudut bibirnya, pakaian yang sangat kucel dan berantakan. Dia sudah seperti orang gila! “DASAR PEMBUNUH!” Kata-kat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD