27. Kerenggangan yang mulai menyatu

991 Words

“Hoaaaaam,” Elisa menguap lebar. Matanya terasa berat menahan kantuk, semalam dia begadang karena ada PR yang lupa belum ia kerjakan, alhasil jam 1 pagi baru ia bisa tidur. “Non Lisa udah bangun?” tanya Bi Yuni di balik pintu. “Iya, Lisa udah bangun.” Jawabnya dengan suara serak khas orang bangun tidur. “Cepat siap-siap Non, Bibi tunggu di bawah.” “Hm.” Tangannya terbuka lebar, dia berdiri merenggangkan kedua tangan dan badannya yang terasa pegal akibat dari aksi lari-larian dengan om-om pedo dan juga aksi melarikan dirinya di bantu sang Hero dadakan. Kudanil is Hero. Rasanya Elisa ingin terbahak mengingat semalam, wajah kesal, jengkel, marah, geram, dongkol, dan pasrah dari seorang Daniel karena dirinya. Apalagi ketika ia memesan berbagai macam hidangan mahal yang tentu mengur

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD