Bab 38. Khawatir Tapi Gengsi

1637 Words

Waktu hampir menjelang tengah malam, Ciara masih belum dapat memejamkan matanya meskipun kantuk sudah menderanya. Ciara masih bersikeras tidak ingin menanyakan misi menyelamatkan Lusi dengan menghubungi Adam, meskipun hatinya tidak tenang memikirkan keselamatan Lusi juga dengan Adam. Ketika malam semakin hening dan mata Ciara semakin meredup, dering ponsel di tangannya berbunyi dengan getaran yang mengagetkan dirinya dan membuat rasa kantuknya memudar sesaat. Nama My Dear tertera di layar itu. Ciara tidak pernah merubah nama Adam yang disimpan di ponsel pintarnya itu. Bahkan saking lamanya tidak pernah berhubungan melalui media itu, Ciara sampai tertegun membaca nama kontak itu. Hatinya terenyuh memikirkan nama yang sengaja disimpan sesuai perjanjian waktu mereka nikah dulu. Ciara menga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD