BAB 40

1759 Words

Matahari baru saja memecah garis cakrawala ketika Sekar melangkah keluar dari kamarnya. Udara pagi terasa sejuk, menyapu lembut kulitnya, sementara burung-burung mulai berkicau seolah ikut mengiringi hari yang akan mengubah banyak hal. Sekar mengenakan kebaya hitam polos dengan rok batik bermotif parang rusak. Di bahunya terletak sehelai selendang batik dengan motif senada—keseluruhan tampilannya anggun namun sederhana, menandai ketegasannya sebagai seorang putri sekaligus kesiapan batinnya menghadapi hari itu. Cahaya keemasan dari matahari yang baru muncul memberikan kilau hangat pada halaman istana. Di bawah sinar itu, para prajurit telah berkumpul, bersiap untuk diberangkatkan menuju medan perang. Ketegangan samar terasa di udara, namun semangat untuk melindungi tanah air lebih kuat d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD