[31] Siap Menggantikan?!

1730 Words

Di ruangan inap itu hanya ada Alan dan Aldi. Setelah seminggu lebih Alan dirawat, sekarang keadaan lelaki itu sudah membaik. Jika diingat selama Alan dirawat, mereka belum pernah berduaan seperti ini. Dan yang dirasa saat ini, canggung. Aldi melirik kembarannya yang sedang duduk di sofa single. Adik kembarnya itu terus menerus menempelkan handphonenya ke telinga, namun yang terdengar hanya suara dari operator. Aldi berdehem, namun tak digubris sama sekali oleh Alan. "Arina gak mungkin jemput lo!" Nada suaranya terdengar mengejek, membuat Alan semakin kesal. "Salah sendiri sih. Bini lagi hamil juga." "Lo sekongkol kan sama Papa!" Aldi mengangkat sebelah alisnya dengan tatapan bingung. "Sebenarnya lo juga tau kan kalo Papa itu cuma pura-pura meninggal." "Lo nuduh?" Lelaki itu tersenyu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD