Kim Soo Jeon
dreettt dreeeettt
handphone ku mulai berdering tanda pesan masuk
selamat anda telah lulus test untuk penerimaan karyawan baru di PT. Sh**pee Indonesia. diharapkan kedatangan anda di gedung PT. Sh**pee Indonesia lantai 3 pada hari Senin, jam 10 pagi dalam rangka interview. dengan membawa persyaratan sebagai berikut
bla... bla....bla...
begitulah isi pesan text yang masuk ke hp ku pagi ini. dengan mata yang sedikit mengintip aku kemudian memastikan kembali bahwa pesan itu benar- benar dari kantor SH**pee. "Alhamdulillah aku akhirnya dapet kerjaan." ucapku sambil bersujud tanda syukur ku kepada Allah.
aku mulai mempelajari kembali materi- materi seputar pemasaran, teknik marketing dan promosi karena akan berhubungan dengan pekerjaan ku nanti.
tiba pada hari yang ditentukan aku pun berusaha datang tepat waktu, perjalanan ku memang tidak terlalu jauh hanya 25 menit menggunakan ojek online. aku sampai jam 9.15 setelah mengisi daftar tamu dan menggunakan id card aku bergegas menuju toilet untuk merapikan pakaian dan sedikit memperbaiki riasan wajah ku supaya tampak segar.
saat aku keluar dari toilet, tiba-tiba seorang pria dengan berkebangsaan Korea menyapa ku. "Excuse me, sh*pee office right here?" Pria itu bertanya kepada ku
aku yang sedikit kaget sejenak terdiam. "Excuse me, sh*pee office right here?" pria tersebut mengulangi pertanyaannya.
"Yess" jawab ku singkat
"ok thanks." pria itu melambaikan tangan nya sambil berjalan menuju lift
aku sedikit melamun, namun cepat tersadar karena hari ini interview ku. aku pun bergegas menuju lift yang ternyata bertemu dengan oppa tadi. saat dia menekan tombol lantai 3 aku sedikit gugup, aku hanya berdiri dibelakang pria itu.
tak lama pintu lift pun terbuka, aku mendahuluinya menuju ruang interview. setelah dipersilahkan duduk dan menunggu tak di sangka pria tadi pun duduk di sebelah ku.
"Annyeong" dia kembali menyapa
aku hanya menjawab nya dengan anggukan kepala, salah satu staff memanggil namanya " Kim Soo Jeon Sii"
"Yee" jawab oppa tersebut sambil mengangkat tangan
staff tersebut pun mempersilahkan dia untuk masuk. setelah 10 menit aku pun dipanggil masuk " Miss Syahilla Khairunissa silahkan masuk."
"iya saya." aku berdiri mengucap bismillah dalam hati kemudian mengikuti staff tersebut, hati ku mulai berdebar kencang melebihi pertemuan ku dengan oppa yang tadi. diruang interview percakapan nya ringan dan aku merasa puas dengan jawaban-jawaban ku.
setelah selesai aku diminta menyerahkan beberapa data dan nanti akan dihubungi untuk memulai kontrak kerja. aku yang penasaran dengan oppa Korea tadi sengaja melihat sekeliling namun ternyata dia sudah tidak ada.
namanya yang mirip aktor korea sangat mudah di ingat, sepanjang perjalanan pulang nama itu terus terngiang di telinga ku. " Kim Soo Jeon.. Kim Soo Jeon .. Kim Soo Jeon" sampai-sampai aku tidak menyadari ada Raisa teman ku menyapa " ila .. ilaa Assalamualaikum?" dia menepuk pundak ku yang sedang melamun
spontan aku menjawab " Kim Soo Jeon sii" setengah berteriak
Raisa tertawa nyaring melihat ekspresi ku saat menyebut nama itu. " siapa Kim Soo Jeon ? aktor Korea baru yang kamu suka ya?" tanya Raisa
aku hanya tersipu malu dengan wajah setengah memerah.
" bagaimana interview nya? lancar kan!" ucap Raisa yang telah lebih dulu bekerja di sh*pee bagian finance accounting
"Alhamdulillah lancar ca, aku tinggal menunggu tanda tangan kontrak. tadi ada kejadian yang menyita perhatian ku ca, aku ketemu oppa Korea ganteng." ucap ku dengan semangat
"wiiihh pantesan sampe dilamunin begitu. baik-baik mereka berbeda dengan kita." Raisa mengingatkan ku
" iya ca tau, sekedar tertarik kan tidak apa-apa. toh kalo jodoh nanti Allah permudah." aku berusaha meyakinkan Raisa yang khawatir
" mending cari yang sama-sama muslim saja, rintangan nya tidak berat. potensi sakit hati pun kecil la." Raisa mempertegasnya
" jodoh itu di tangan Allah ca" aku masih keukeuh meyakinkan Raisa
" ya udah terserah kamu, aku hanya mengingatkan supaya kamu nggak jatuh tinggi-tinggi." Raisa menekankan
"udah aaahh, aku kan kesini buat ketemu kamu. kata kamu kantin di kantor ini sangat enak, ajak aku makan disana ya ini kan sudah jam makan siang." aku merengek kepada Raisa
" ayuukk aku juga sudah lapar, kebetulan menu hari ini ada bulgoggi pedas." ucap raisa membuat aku tergiur
kami pun menuju kantin dan betul saja masakan nya enak sekali, seperti masakan restoran. pantas saja Raisa betah makan disini, aku jadi tidak sabar setiap hari makan dikantin enak ini.
selesai makan aku berpisah dengan Raisa yang masih bekerja, aku menuju sebuah mall di lantai 1 untuk berbelanja pakaian dan sepatu. saat sampai dilantai 1 aku bertemu lagi dengan pria Korea tadi, " mungkin ini jodoh, karena sudah 3x aku bertemu dengan dia hari ini" gumam ku dalam hati
aku pun pergi berlawanan arah dengan nya, melihat - lihat pakaian hijab yang sekarang sudah mulai modern sehingga sangat fashionable untuk dipakai bekerja. aku mengambil beberapa pasang baju kemudian mencoba nya di kamar pass
akhirnya aku mengambil 3 pasang baju yang pas, lalu aku menuju toko sepatu untuk mencari sepatu kerja yang comfortable.
"Alhamdulillah, selesai juga hari ini. gak terasa udah sore hari, emang kalo di ajak shopping waktu cepet banget." ucapku bergumam sendiri sambil memesan ojek online via handphone.
tiid tiiid tiiidd klakson motor mas-mas gojek memecah lamunan ku yang tak karuan ini
"dengan mba syahila?" tanya mas ojek nya
"iya mas" jawab ku
"ini helm nya mba, sesuai aplikasi ya mba?" tanya mas nya lagi
aku hanya menganggukan kepala sambil menaiki motor mas ojek nya. 15 menit berlalu aku pun sampai rumah, disambut si bul-bul kucingku yang sangat gembul dan manja. "Assalamualaikum bul-bul ku sayang, hari ini ngapain aja dirumah? tau nggak bul, tadi aku ketemu oppa ganteng banget bul, mirip yang kita suka liat di drakor- drakor bul. seperti nya dia jodohku bul, sudah 3x kita bertemu hari ini." cerita ku pada si bul-bul yang minta dipangku
dan si bul- bul hanya menjawab dengan meongan nya seperti biasa. yang akhirnya aku tinggal mandi kemudian shalat Maghrib.
dreettt dreeeettt dreeeettt
handphone ku berbunyi dan ternyata umi yang menelpon, "Assalamu'alaikum umi ?"
"Waallaikumsalam sya, kamu sudah shalat Maghrib? sudah makan?" tanya umi
"Alhamdulillah umi, ini aku baru selesai shalat. baru mau makan sama si bul-bul. umi apa kabar? umah udah sehat umi?" ucap ku
"Alhamdulillah kalau sudah, Alhamdulillah umi sama umah sehat-sehat. umi pulang lusa ya sya, umah mau tinggal dirumah kita sementara karena mau check up di rumah sakit Jakarta." ucap umi
"Alhamdulillah, asyiikkk ada umah suka banyak makanan dirumah. nanti sya beresin kamar umi sama umah ya, ayah juga pulang kan umi?" tanya ku
"iya nanti ayah yang antar umi sama umah sya. oh iya bagaimana interview kamu hari ini, lancar?" tanya umi
"Alhamdulillah umi lancar, sya tinggal menunggu kontrak umi, nanti dihubungi lagi oleh staff HRD nya. ya udah umi sehat-sehat ya, nanti kabari sya lagi. sya laper mau makan dulu. Assalamualaikum umi." aku pamit
"Alhamdulillah, semoga Allah selalu bersama kita sayang . waallaikumsalam jangan makan makanan pedas ya." umi menutup telepon nya
***
semoga segera ada panggilan kerja, aku sudah tidak sabar memulai hari baru. Aamiin Ya Allah