Di Balik Pintu Toilet (2)

1144 Words

Dia tak suka ide itu, tapi tetap saja, dia tak ingin menolak juga. Jadi, Kim berkesimpulan, Rianti ingin bilang tidak tapi ada sesuatu yang menahan dia untuk ngomong begitu. "Tolonglah. Emang aku pernah memaksamu melakukan sesuatu?" “Tt-tidak, belum," Rianti benar-benar galau. Dia takut, tapi juga excited. "Dengar, kamu pergi ke sana,  tunggui aku di sana. Sebentar lagi aku datang mengetuk pintu. Dengan begitu orang gak akan mengerti bahwa kita berdua ada di dalam.”   Wanita itu menatap Kim dengan bibir terkatup rapat. Ada bermenit-menit sebelum kemudian Rianti nyerah. “OK. Kamu dateng, ketok pintu tiga kali.” Kim tersenyum lebar dan mengangguk. Rianti dengan deg-degan luar biasa lantas bangun dari duduknya, pergi ke kamar kecil dan menutup pintu. Kim melihati sekeliling dan saat mer

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD