Chapter 39

2887 Words

Ardhan sibuk berkutat di depan laptop, ia tidak berada di ruang kerjanya melainkan berada di kamar duduk di kursi yang ada di dekat jendela sedangkan Rara asyik menonton televisi dan Fany asyik mengoceh bersama Nevan. Mereka sibuk dengan kegiatan masing-masing. "MAMA LAMBUT FANY!!!!" Teriak Fany membuat Rara langsung menoleh dan juga Ardhan. Ardhan tertawa melihat rambut Fany ditarik oleh tangan Nevan yang memang tidak dipakaikan sarung tangan sementara Rara langsung menjauhkan tangan Nevan dari rambut Fany secara perlahan-lahan. "Suka jahatin Nevan sih, jadi Nevan balas dendam tuh." Ucap Ardhan kembali menatap layar laptopnya. "Diikat sini rambutnya biar gak di jambak lagi." Ujar Rara sembari mengambil ikat rambut. Fany merangkak mendekati Rara dan duduk di hadapan wanita itu. Rara

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD