Chapter 35

1976 Words

Nesya berlari di sepanjang lorong rumah sakit diikuti oleh Arkan, suaminya. Nesya berhenti berlari membuat Arkan mengerutkan dahi. "Apa kamu juga kayak gini pas aku melahirkan dulu? Kamu lari-lari?" Tanya Nesya dengan mata yang berkaca-kaca. Arkan mengangguk diselingi senyuman. "Nanti aja nangis-nangis nya, kasihan Rara." Arkan menggenggam tangan Nesya membawa istrinya ke ruangan di mana Rara berada. "Ra," Rara yang sedang memejamkan mata membukanya. "Mi, sakit." Ucap Rara lirih sambil menggenggam tangan Nesya erat. Nesya mengangguk, "Mami ngerti. Mami juga pernah berada di posisi kamu, rasanya emang sakit banget, tapi rasa sakit kamu hilang setelah liat anak kamu nanti." Rara mengangguk lemah berusaha tersenyum. "Udah pembukaan berapa dok?" Tanya Nesya kepada dokter Tya yang datan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD