Part 15

1059 Words

Sudah enam puluh dua hari pernikahanku bersama Pak Bara terjalin baik-baik saja, kadang sikapnya romantis kadang sikapnya juga dingin entah sebab apa. Aku sudah menjadi istri serta ibu yang baik selama dua bulan, menjadi ibu yang sabar dan baik hati untuk kedua anak tiriku, dan menjadi istri yang penurut untuk Pak Bara. Menjalani aktifitas sebagai Guru seperti biasa. “Mbak Yusfa?!” Pekikku saat melihat keberadaan Mbak Yusfa yang sedang masuk kedalam ruang guru, aku yang melihatnya pun langsung meninggalakan anak-anak yang sedang berbaris untuk dihandle oleh Mbak Jihan. Sesampainya masuk kedalam ruang guru, ia sudah duduk dibangku pribadinya yang bernomor sebelas. “Ini beneran Mbak Yusfa?” Tanyaku saat melihat penampilan barunya dengan pipi tirus dan mata panda. Mbak Yusfa tersenyu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD