Part 16

785 Words

Aku membuka pintu kamar Pak Bara, dengan masih menggunakan seragam, aku masuk dan melepas sepatu ditempatkan didepan pintu kamarnya. Ia sedang merebahkan punggungnya pada kepala ranjang, tatapan matanya fokus pada I-pad yang berada digenggamannya, kakinya panjangnya menyelonjor diatas kasur. Aku duduk di tepi ranjang. “Pak, ada yang mau saya omongin.” Aku menatapnya ragu-ragu. Pak Bara memgangkat wajahnya sebentar lalu fokus kembali. “Bilang saja, telinga saya masih berfungsi dengan baik.” Jemarinya menggeser-geser layar, sesekali alisnya mengerut dan bibirnya bergerak seakan membaca. “Ihh, gimana bisa fokus, fokusnya itu harus disini.” Aku mengarahkan rahangnya pada wajahku. Akhirnya tatapan matanya terputus dari I-pad lebih memilih menatapku. Aku jadi salah tingkah melihat mata t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD