Aku membolak-balik ponsel dengan ikon apel tergigit dibelakangnya, ponsel ini pemberian dari Pak Bara, aku memilih warna rose gold. Atika, Nita dan Mbak Sari heboh ketika ia melihat ponsel pemberian Pak Bara untukku, mereka menjulikiku sebagai sultan hanya karena aku mendapat handphone Iphone keluaran terbaru. “Nyai, ada Mas Gojek.” Teriak Nita masih membawa kotak bekal untuk dimakan saat istirahat. Aku mengernyitkan kening. “Hah? Gue gak delivery kok.” Jawabku sambil menutup buku tugas anak-anak yang sudah selesai kukoreksi. “Ituloh, pacar lo, si pangeran.” Balasnya sambil menutup kotak bekal. Semenjak mereka tahu bahwa aku sedang dekat-dekatnya dengan Pak Bara, tak sedikit yang membenciku, bahkan Mbak Sari juga membenciku banyak cuitan dan nyinyiran kalau aku telah menyuruh kedua anak

