Terkuak Satu Persatu

1735 Words

POV Mayang Arya adalah salah satu alasan untukku bertahan. Setiap kali menyusui anak itu, wajah mungilnya selalu membuatku menitihkan air mata. Ia akan kehilangan sosok seorang ibu. Bukan sekadar karena penyakit yang aku derita, tapi rasa bersalahku yang terus menerus menyiksa, membuat penyakitku semakin bertambah parah. Bagaimana tidak, ucapan ibu mertuaku bahwa melahirkan Caesar tidaklah ibu yang sempurna, membuatku merasa bersalah pada Arya yang telah melahirkannya dengan persalinan operasi. Selain penyakit yang aku derita ini, ada sesuatu hal yang aku rahasiakan pada Mas Ardan. Itu sebabnya, aku akan mengutarakan ini semua pada tanggal 5 September. Banyak yang ingin kubicarakan di hari spesial itu. “Pah, jangan marah pada Mas Ardan, ia tidak tahu apa-apa, suamiku itu hanya tidak i

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD