22.S!AL, PENGGANGGU ITU MUNCUL

1413 Words

"Roy juga udah bilang nggak akan berhasil, Ma. Aku minta satu juta aja nggak ada apalagi Mama yang ratusan juta." Aku mengepalkan tanganku semakin erat dan menurunkannya perlahan. Tadinya aku hendak mengetuk pintu ruang kerja mas Roy dan berniat mengajaknya minum teh bersama sambil menonton tv. Lagi-lagi, aku mendengarnya sedang bicara di telepon dan dari kalimatnya sepertinya dengan ibu mertuaku. Ya, kedua mertuaku pulang dengan tangan kosong kemarin sore dari rumahku. Aku bahkan tidak memberikan sekedar uang isi bensin mereka seperti biasa. Aku juga berpura-pura sedang susah ketika meladeni curhat papa mertua yang uangnya akan hangus sepuluh juta kemarin sebagai depe. Aku mempertahankan kesusahanku bahkan sampai beliau habis akal untuk mendapat uang dariku. "Nggak mungkin, Ma. Uli

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD