BAB 11

1511 Words

Manusia berencana tapi Tuhan yang menentukan, bukan sekedar ungkapan belaka, kan? Saat mas Roy sedang mandi, aku mulai beraksi. Aku mengambil ponselnya dan akan mulai mempraktekan ilmu sadap menyadap yang sudah aku pelajari secara mendadak. Bukan untung tapi buntung. Betapa syoknya aku begitu aku ketik passwordnya yang biasa, tidak bisa. Aku mengulangnya sampai tiga kali dengan kunci yang sama tapi tetap gagal. Fix! Dia mengunci ponselnya. Selama ini, kami selalu terbuka untuk segala hal. Bahkan pin atm masing-masing juga. Tapi walaupun begitu, aku tidak selalu cek ponselnya karena aku percaya padanya dan aku ingin menghormati privasinya. Aku hanya pakai ponselnya jika dia menyuruhku melihat sesuatu disana. Rencanaku gagal total saudara! Aku meletakkan kembali ponsel itu ke tempat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD