Ada yang bilang, laut tenang itu justru mencurigakan. Ada yang bilang, hutan tenang itu justru bukti kita sedang diawasi. Ada yang bilang, suasana tenang itu justru tanda bahaya. Karena dunia tak pernah diam. Karena hidup tak pernah tanpa raik. Begitulah siklus yang terjadi. Seminggu berlalu begitu saja. Hari-hari Zilka normal, bahkan cenderung tenang tanpa satu pun gelombang masalah. Namun, di suatu malam saat ia baru saja kembali dari kafe, ia dikejutkan dengan kehadiran orang asing. Zilka baru saja meletakkan tas mungilnya saat tiba-tiba bel pintu berdering. Dengan malas, Zilka kembali membuka pintu, dan terkejut melihat dua orang lelaki berpakaian hitam dengan potongan rambut cepak seperti anggota militer. Mata mereka hitam, kulit mereka gelap. Wajah mereka … sama. Kembar identik

