Lestari yang baru saja sampai di rumah segera duduk di sofa dengan lesu, merasa seolah seluruh energi dalam tubuhnya menghilang. Hari yang panjang dan melelahkan membuatnya merasa seperti terjebak dalam sebuah rutinitas yang tak ada ujungnya. Halimah, ibunya, yang baru saja keluar dari kamar, segera menghampiri Lestari dan duduk di sampingnya dengan penuh rasa ingin tahu. “Lestari, ada apa? Kamu terlihat sangat lelah dan cemas. Apakah ada yang terjadi?” tanya Halimah, khawatir melihat wajah putrinya yang tampak kusam. Lestari menghirup napas dalam-dalam, mencoba menenangkan pikirannya yang bergejolak. “Iya, Bu. Saat ini perusahaan sedang dalam kondisi krisis,” jawabnya dengan suara pelan, tetapi cukup jelas untuk membuat Halimah terkejut. “Kenapa bisa begitu? Bukankah sebelumnya semua b

