Bab 50. Akhir yang Membahagiakan

824 Words

Setelah menghadiri pesta pernikahan Lestari dan Romi, Santi dan Arman akhirnya tiba di rumah mereka. Suasana di dalam mobil saat perjalanan pulang tadi cukup hening, seolah keduanya terjebak dalam pikiran masing-masing. Begitu masuk ke rumah, Santi langsung menuju dapur untuk membuat teh hangat, sementara Arman duduk di sofa ruang tamu. Ia membuka kancing atas jasnya, melepaskan dasi, dan menghela napas panjang. Tatapannya kosong, seperti sedang memikirkan sesuatu yang berat. Tak lama, Santi datang membawa dua cangkir teh. Ia meletakkan satu cangkir di depan Arman, lalu duduk di sampingnya. "Kamu terlihat lelah," ujar Santi, memulai percakapan. Arman mengangkat wajahnya, tersenyum tipis. "Sedikit. Mungkin terlalu banyak yang kupikirkan," jawabnya jujur. Santi menyesap tehnya perlahan

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD