Chacha berlari kearah angkot langganan yang sudah menunggunya lima menit yang lalu. Berbekal nomor Pak Udin yang didapatnya dari salah satu tetangga, juga penumpang langganan. Chacha menghubungi Pak Udin, yang secara khusus harus menunggunya setiap hari kerja. Pukul tujuh pagi. Hari itu, Chacha harus kesiangan lagi, karena kejadian menjengkelkan yang terjadi semalam. Haikal. Yang disebutnya kini dengan cowok sialan. Sukses membuatnya terjaga sepanjang malam. Ditambah. Sikap berlebihan Rayyan, yang membuatnya harus semakin waspada. Agar tak mudah terlena oleh sepasang mata meneduhkan milik cowok itu. Dua cowok sialan itu, bagai nasi goreng paket komplit lengkap dengan sambal kecap dan kerupuk udang. Dua-duanya, saling menabur bumbu asin, gurih, pedas, dan manis yang setelah itu diaduk m

