47~Laporan Ulang

287 Words

“Crius.” Panggilan dari belakang tubuhnya berhasil menghentikannya untuk mendorong masuk pintu besar yang gagangnya telah berada dalam genggaman miliknya, setelah selesai memasukan kunci miliknya. Crius menarik tangannya kemudian dari gagang pintu tersebut sebelum berbalik kebelakang, menatap kemana arah sura tersebut datang. Terlihat Nesrin yang berdiri tidak jauhd dari Crius tengah menatapnya sebelum bergantian menatap pada pintu di belakang tubuh pria tersebut. Membuat pria berambut putih itu mengerutkan keningnya saat mendapati kehadiran dari wanita yang baru siang tadi mengalami percobaan pembunuhan dari kakaknya. Melihat kehadirannya di kastil malam begini seolah tidak terjadi apapun, cukup menunjukan bagaimana rasa tidak malu yang di miliki oleh Nesrin. “Sedang apa kau disin

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD