Sam masih menadakan tangannya menunggu Hemera memberikannya seruling miliknya tersebut sayangnya gadis di depannya justru mengambil posisi mundur selangkah, meskipun jarak sebelumnya di antara mereka dikatakan tidak begitu dekat. “Maaf Sam. Tapi aku tidak dapat mempercayaimu lagi, karena itu seruling ini akan kutahan sampai kau benar - benar melakukan tugasmu dan membawakanku informasi yang kubuthkan.” Ucap Hemera yang mengejutkan Satyr di depannya tersebut . “Apa ? Kau tidak bisa begini, Seruling itu begitu penting untukku.” Saat pria tersebut melangkah mendeaktinya mak dengan cepat Hemera mengelurkan tangan kiri, menahan pergerakan pria tersebut untuk mendekatinya. “Karena itu kau harus melakukannya jika ingin serulingmu kembali. Lagipula kau tidak melakukannya cuma - cuma, aku suda

