Bening pulang dengan pikiran yang sedikit kurang nyaman. Tapi sebisa mungkin dia kesampingkam segala hal yang menyangkut di hati, agar mamanya tidak kepikiran. "Ning," kata sang mama memanggil anak semata wayangnya yang sudah di depan pintu. "Kenapa kamu?" "Ah, enggak ada ma" jawabnya. Masa iya dia bilang sakit hati karena mas Banyu lebih peduli Celine? "Muka kamu kok kusut gitu?" "Oh, enggak apa-apa, cuma capek aja ma" jawab Bening "Oh, iya sudah deh. Kamu bersih-bersih. Mandi, ganti baju terus makan ya. Enggak usah tunggu papa pulang. Kaya-nya papa malam ini lama pulangnya. Bening hanya mengangguk, dia cukup kesepian sebenarnya di rumah ini sendiri. Orang tuanya bukan orang kaya, seperti keluarga Banyu. Tapi, setidaknya papa nya masih lumayan..dia, buku beberapa toko dari hasil ga

