Setelah beberapa hari Sammy diperbolehkan untuk pulang dari rumah sakit. Hanny pun memboyong Sammy ke Bandung, tempat dulu ia tinggal. Sebuah Desa dimana tempat Hanny dan Kakek Ridwan tinggal. "Ayo." Ajak Hanny. "Kita mau kemana?" Tanya Sammy yang celingak-celinguk melihat tempat saat ini dia berdiri. "Ini dimana?" "Desa kita. Mobil gak bisa masuk karena musim hujan jalannya becek." "Kita tinggal didesa. Aku pikir kita orang kaya." Ah.. Hanny mendengus lelah, kalau bukan karena Nenek Lely yang meminta. Hanny pasti tidak akan membawa Sammy kemari, lagi pula ini juga salahnya. Hanny akan tetap berusaha membuat Sammy ingat tentang siapa dirinya. Seorang ibu warung tempat biasa Hanny menitip kue menyapa Hanny. "Hanny, sudah pulang. Matamu sekarang--" "Iya, bu. Baru pulang. Mata saya

