23

1139 Words

Adrian mengantar Marcela dan duo Rei pulang. Dia langsung berpamitan setelah mengantar ketiganya masuk ke dalam rumah. "Reihan, Reifan, Om Ryan pulang dulu, kalian istirahat ya." Pamit Adrian. "Oke, om. Besok, Om Ryan jadi kan mau jadi ayah Reihan di sekolah?" Tanya Reihan memastikan lagi. "Jadi dong, besok Om Ryan jemput, kita berangkat sama-sama." Jawab Adrian membuat Reihan kegirangan. "Sekarang Reihan, Reifan ganti baju gih, terus cuci tangan cuci kaki dulu." Kata Marcela. Dengan kompak keduanya mengangguk dan langsung masuk ke kamar. "Adrian, jangan dipaksakan. Kamu bisa bilang dari sekarang kalau kamu tidak bisa menemani Reihan besok di sekolah." Marcela mencoba membuat Adrian membatalkan niatnya. "Siapa yang terpaksa? Kan aku sendiri yang menawarkan tadi, kalau aku mau nemeni

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD