Banyak hal yang berputar di otak Langit. Tentang bagaimana dia bisa memberikan kesempatan untuk hatinya kembali merasakan cinta, setelah dulu pernah merasakan sakit. Ada yang berbeda dari Mentari membuat Langit tertarik. Langit memutar otaknya, ia menatap Mentari yang sedang tidur di pelukannya. Apapun itu, Langit berjanji pada dirinya tidak akan meninggalkan Mentari kecuali istrinya itu yang menginginkannya. Demi menenangkan pikiran, Langit beranjak dari ranjangnya, ia pergi meninggal perempuan itu sendiri di apartemen. Syukurnya Mentari tidak sadar jika Langit pergi diam-diam meninggalkan dirinya di apartemen sendiri. Sekarang pria itu berada di sebuah arena balap, semenjak menikah dengan Mentari. Langit belum pernah balapan lagi, ini adalah salah satu hobby Langit. Ia tahu persis jik

