Kamis, 08 Juli 2021
“Apa yang sedang kau pikirkan Kirey?”
Aku terkejut mendengar suara Edward yang tiba-tiba ada di belakangku, aku menatapnya yang mengambil duduk di sebelahku. Bahuku terangkat, aku hanya terlalu bingung dengan semua hal yang terjadi pada kami. Terkesan tidak masuk akal namun benar-benar terjadi. “Aku hanya sedang berpikir bagaimana keadaan ayah dan mama saat ini, apa mereka tau bahwa kita tidak berada di bumi?”
Edward menghela nafasnya, “Aku rasa mereka tidak akan peduli dengan hal itu. Lalu, apa yang akan kau lakukan Na? Anna memberikan kalungnya padamu, dan mereka percaya bahwa kita bisa berguna di dunia ini! Sejujurnya, aku juga tidak ingin melibatkanmu dalam hal berbahaya ini Na. Tapi meninggalkanmu sendirian di bumi juga bukanlah sebuah keputusan yang bagus. Seperti yang Trav bilang, kau menjadi incaran oleh mereka bersama dengan Harry. Itu berarti ada bagian yang spesial di dalam diri kalian !”
“Sejujurnya, aku sedikit merasa senang berada di dunia ini. Melihat para klan warewolf itu berlari dengan wujud serigala besar mereka. Dan dunia ini, aku seolah bisa merasakan mereka berbicara denganku, mengizinkan aku untuk berpetualang di dunia mereka ini!” Aku menatap pegunungan indah di depanku. Hari semakin sore setelah tadi pagi kami mengelilingi klan ini dan melihat para klan itu berlatih dengan keistimewaan mereka.
“kau menyukainya?”
Aku mengangguk lalu menatap Edward, “Kenapa kau terlihat tidak bisa mengambil keputusan? Kau jelas bisa mengatakan pada Travold untuk membawa kita kembali kan?”
“Aku tidak tau Kirey, hanya saja, sepertinya aku sama denganmu. Aku juga sangat menyukai dunia ini sejak pertama kali aku menginjakkan kaki di sini. Lebih tepatnya ketika pertama kali Trav membawaku kemari meski dalam keadaan terpaksa. Jika bisa, aku ingin tinggal dan berpetualang di sini saja, dan tentunya aku juga ingin tahu bagaimana klanku!”
Aku lagi-lagi terdiam, Harry dan Logan masih berada di dalam pengobatan. Kami akan melanjutkan perjalanan kami dengan petunjuk yang diberikan oleh kalung berbentuk bulat ini. Kami sama-sama terdiam, menikmati matahari yang mulai bersembunyi di balik pegunungan besar. Kami tidak pergi jauh, hanya beberapa meter dari rumah Lebopy. Sang Alpha yang begitu ramah dan menyambut kedatangan kami seolah kami adalah bagian dari keluarga mereka. Tidak hanya sang Alpha, tapi juga dengan para klan warewolf yang beberapa menit lalu mengunjungi rumah Lebo. Memberikan kami hasil buruan terbaik mereka. Aku tidak bisa membayangkan bagaiaman pertempuran ribuan tahun lalu itu.
Itu pasti mengerikan
“Tapi Ed!” aku kembali buka suara karena teringat dengan sesuatu. Edward menungguku bicara, “Jika kau bukanlah manusia biasa. Aku rasa ada sesuatu yang disembunyikan ayah dan mama sebelumnya. Apa kau terpikir ke sana?”
“Aku juga memikirkan hal itu sebelumnya Kireyna, lebih tepatnya setelah aku mengetahui identitas asliku yang bukan manusia. Sejak saat itu, aku sudah mencari tahu kebenaran akan hal itu, dan seperti dugaanmu. Aku memang bukanlah anak kandung dari ayah dan mama. Bahkan kamu, dari data yang aku terima dari rumah sakit. Mama memang tidak bisa mengandung lagi setelah dulu pernah kecelakaan saat hamil. Kandungan mama keguguran dan itu membuatnya tidak lagi bisa mempunyai keturunan. Dan mengenai siapa kita, aku tidak mendapatkan klue barang sedikitpun!”
Aku lagi-lagi diam, matahari sudah sepenuhnya bersembunyi menyisakan gelap.Namu membuat langit di atas kami mulai terlihat berwarna karena aurora yang lagi-lagi kelihatan. “Jika mereka bukan orang tua kandung kita, lalu, siapa orang tua kandung kita?”
Edward memegang tanganku, tatapannya yang teduh membuat suasana hatiku sedikit tenang. Mengenai kenyataan ini, aku memang sudah menyiapkan hatiku. Namun, tetap saja terasa ini tidak adil. Sejak kecil, mereka sudah membesarkan aku dan Ed layaknya anak mereka. Kami juga sering liburan bersama seperti keluarga lainnya. Namun, kenapa mama dan ayah tidak memberitahu hal ini sebelum kami tahu dengan sendiri? Setidaknya, aku dan Ed bisa punya jawaban mengenai siapa orang tua kami sebenarnya jika mereka lebih dulu mengungkapkan hal itu.
“Aku juga tidak tahu mengenai siapa orang tua kita Na, tapi satu hal yang pasti, mereka tetaplah orang tua kita. Tidak peduli apapun yang terjadi kedepannya, mereka, kamu, kalian semua adalah keluarga untukku. Kalian sudah membuat hariku berwarna Na. Termasuk Harry, kita semuanya adalah keluarga. Tidak ada yang bisa menghapus mengenai fakta itu.”
Seperti biasa, Edward memang abang yang baik dan pengertian. Aku mengangguk sembari menatap Edward, dia benar, kami adalah saudara apapun yang terjadi.Baik ayah dan mama pasti punya alasan yang tepat kenapa tidak memberitahukan pada kami mengenai hal besar ini.
“Apa yang sedang kalian bicarakan larut begini nak?”
Suara indah itu, aku lekas membalikkan badan lalu menatap mata teduh Anna yang tersenyum menatap kami. Aku dan Edward lekas bangkit dari duduk kami, “Kenapa kamu datang Anna?” ujarku
“Aku hanya ingin memberitahu kalian sesuatu!”
“Apa?” tanya Ed
“Tadi, aku menjumpai tetua dari klan kami. Dia juga tidak punya petunjuk mengenai hal ini nak dan juga mengenai p*********n untuk kalian. Tapi dia bilang, setidaknya kalian harus menjumpai klan kalian lebih dulu. Tetua kami bilang, setidaknya klan kalian pasti tahu siapa yang menyerang kalian. Itu ha lumrah yang bisa mereka lakukan. Kalian ada tiga klan, kalian sebaiknya harus berdiskusi pergi kemana lebih dulu!”
“baik Anna, kami akan mendiskusikannya malam ini!” jawab Ed
“Tapi ingat nak, perjalanan kalian nantinya sepertinya tidak akan mudah. Serigala Lebo sepertinya bisa merasakan bahwa ada pergerakan dari para penyihir hitam itu. Selama ini mereka seperti tidak pernah menunjukkan jati diri mereka lagi. Namun dia bilang beberapa hari terakhir ini, mereka sepertinya naik ke permukaan!”
“Lalu, apa yang harus kami lakukan Anna? Jika perjalanan ini berbahaya, bisakah kamu menunjukkan beberapa jalan untuk menuju klanku berada?” lanjut Edward
“Lebo akan memberikan peta Lofoten ini pada kalian nak, sebaiknya kita kembali saja. Aku takut mereka juga memasuki wilayah ini dan hendak membuat kekacauan!”
Kami berjalan menuju rumah Lebo, di perjalanan kami semuanya diam. Aku sibuk menatap jalanan menuju rumah Lebo, beberapa jamur terlihat mengeluarkan cahaya. Aku lupa apa nama jamur ini, dan sepertinya jika Harry melihatnya, dia pasti tau nama jamur ini. Kami memasuki rumah Lebo, tatapanku langsung tertuju pada Harry yang sedang ceweret tidak jauh dari kami.
“Lihatlah, kalian bahkan tidak membuat toilet di rumah ini, lalu bagaimana kalian akan b***k di pagi hari atau malam-malam seperti ini?”
Sudah kuduga Harry pasti akan cerewet mengenai masalah itu, wajah Harry sangat terlipat dan bahkan tidak peduli siapa yang sedang dia marahi. Lebo, Harry memarahi Lebo. Aku menahan tawaku, Logan yang duduk tidak jauh dari merekapun terlihat pasrah. Lebo itu sama saja halnya dengan pemimpin negara, bisa-bisanya Harry yang jelas-jelas adalah rakyat biasa memarahi Lebo? Tapi melihat wajah Lebo yang terlihat tidak mengerti, aku jadi tidak jadi memukul kepala Harry.
“Toilet itu sama artinya dengan tempat yang bisa digunakan untuk menampung kotorân Lebo. Harry pasti tidak menjelaskan apa itu toilet!” ujarku begitu aku duduk di sebelah Harry
“Ahhh, aku baru tau bahwa tempat itu namanya toilet!” kekeh Lebo membuat wajah Harry semakin pias
“Tenang saja, aku yakin Harry pasti bisa membuatnya jika dia sudah sembuh!” ujarku tertawa puas menatap wajah Harry yang semakin terlihat kesal. Aku tidak peduli, biar saja Harry punya utang pada para penduduk klan warewolf ini.
Anna memanggil kami untuk sarapan, daging yang terlihat begitu nikmat sudah tersaji di depan kami. Kami langsung memenuhi meja makan, dan seperti biasa. Dimulai dari Lebo, lalu Arry dan Anna yang lebih dulu mengambil jatah mereka lalu disusul dengan kami. Aku mengerutkan kening, aku baru sadar bahwa ada anggota kami yang tidak lengkap. “Dimana Travold? Apa dia tidak ikut makan malam dengan kita?”
“Aku tidak jauh, dari tadi dia tidak kelihatan. Aku malah khawatir dia pergi tanpa memberitahu kita lagi. Seperti yang biasa dia lakukan!” jawab Logan, lalu kembali sibuk dengan makanan lezat di depannya. sepertinya makanan mengalihkan perhatian Logan.
“Tadi siang dia bilang padaku, bahwa dia ingin mengelilingi tempat ini!” Lebo ikutan bersuara
“Tapi ini sudah gelap Lebo, aku takut ada hewan buas lagi yang menyerangnya atau apa. Dia belum kembali sampai selarut ini, apa tidak sebaiknya kita pergi mencarinya?” usulku.
“Tidak perlu, aku sudah kembali!”
Kami lekas menatap ke arah pintu yang terbuka. Lalu muncullah sosok Travold di ambang pintu, wajahnya terlihat mengeluarkan keringat yang cukup banyak. Anna segera menghampiri Travold dengan membawa handuk, tidak lama, Anna dan Travold menyusul di meja makan. Travold duduk di sebelahku, karena memang hanya itu bangkut yang tersedia. Aku menatapnya, namun sepertinya dugaanku benar.
Travold sepertinya tidak terlalu menyukai keberadaanku.
Hening, ruangan makan hening hingga kami selesai makan. Usai makan, Lebo mengingatkan agar kami berkumpul di ruang tengah mereka. Setelah kami semua berkumpul, semuanya kembali diam. Menatap Lebo yang datang dengan membawa sebuah peta kecil. Lalu memberikannya pada Travold.
“Itu adalah peta di dunia ini, kalian bisa mengunjungi klan kalian masing-masing lebih dulu untuk mencari tahu apa yang tersembunyi pada kalian. Mengenai masa lalu kalian dan juga mengenai apa yang terjadi. Dan juga, kalian bisa mengunjungi tetua kalian, dan melakukan rituâl agar tau apakah Kirey bagian dari klan itu atau tidak!”
“Tapi kenapa tidak dengan klan ini? Bukankah seharusnya kita juga melakukan rituâl pada Kirey agar mengetahui apakah dia dari klan kalian? Jika benar Kirey adalah seorang Warewolf, aku sangat tidak sabar untuk melihat wujud serigalanya. Berlari di atas padang rumput luas, itu pasti akan sangat menakjubkan!” ujar Harry antusias
“Aku adalah Alpha dari klan ini nak, aku sama-sekali tidak bisa merasakan wujud warewolf di dalam tubuh Kirey, sekalipun tanpa melakukan rituâl itu. Dia bukan bagian dari klan ini!” Lebo menatapku dalam, seolah perkataannya tadi adalah sesuatu yang luar biasa. Aku menghela nafas, tidak masalah, setidaknya aku masih punya beberapa tempat untuk dikunjungi. Dan mencari jati diriku yang sebenarnya.
“Yah, padahal aku sudah berharap banyak dengan Kirey!” seru Harry lagi