19 Agustus 2021 "Jadi, kalian berasal dari klan permukaan?" Aku mengangguk sembari meneguk teh yang diseduh oleh Jaanafar—ayah Jaafar yang begitu ramah ketika kami pertama kali mengatakan bahwa datang dari klan permukaan. Sosok lelaki tua itu duduk setelah meletakkan beberapa jenis makanan di depan kami. Melihat makanan itu, aku jadi memikirkan Harry lagi. Jika saja dia tidak ngambek dan ikut dengan kami, pasti dia sudah sangat senang dengan makanan yang disediakan oleh Jaanafar. Nama ayah Jaafar dengan namanya memang mirip, aku baru tahu jikalau nama di klan ini diturunkan dari ayah atau mendiang ibu mereka. Jaanafar mengangguk, "Aku dulu tinggal di klan permukaan nak. Lalu aku jatuh cinta pada sosok wanita yang menyelamatkanku ketika tenggelam dari perahuku. Dia memberiku ramuan agar

