TJOL 16 Setelah kemarin tidak datang, siang ini Syla kembali ke rumah putranya. Ia berulang kali mengetuk pintu, tetapi tak kunjung dibukakan oleh Darren. Syla akhirnya memutuskan untuk menelpon Darren, nada dering terdengar nyaring dari kamar Darren. Syla mencebik, ternyata bocah itu di dalam sana. Syla pikir Darren pergi ke mana. Syla ketuk jendela kamar Darren, cukup lama untuk membangunkan pemiliknya yang tengah tertidur siang. "Darren." Suara itu yang membangunkan Darren dari mimpinya, pemuda itu tampak terbangun dan menuju ke jendela. "Bunda, sejak kapan Bunda ada di sana?" tanya Darren, kedua matanya menyipit menahan silau cahaya dari luar kamarnya yang begitu terik. "Bukakan pintunya," tunjuk Syla pada pintu rumah Darren, ia tidak ingin terlalu lama di luar. Untung saja suasan

