Bagian 56

1300 Words

Semilir angin musim panas menerbangkan rambut Sean ketika gadis itu ke luar dari aula desa. Sean mengamati langit bersih tanpa awan yang membentang di atas sana sebelum melangkahkan kaki ke gazebo. Hari ini cuacanya cerah dan sangat panas, benar-benar terasa seperti musim panas. Napas Sean berembus berat. Ia mengingat lagi saat dirinya terjebak di dalam aula bersama orang-orang tua yang membuat kepalanya pusing “Berapa usiamu?” “Kau masih muda sekali.” “Sudah punya pacar? Mau nenek kenalkan cucu nenek?” “Kau kurus sekali. Sedang diet?” Kurang lebih seperti itu pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan pada Sean. Karena merasa sudah tak sanggup meladeni pertanyaan para orang tua di dalam sana, Sean memilih keluar. Sean tidak mengerti kenapa dirinya harus ikut serta dalam pertemuan bulana

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD