Malam ini mereka berempat menuju ke sebuah club malam berdekatan hotel yang mereka nginap.Awalnya mereka berdebat kerana Sheril sangat takut untuk ke tempat seperti itu,tetapi Adam menjanjikan padanya bahawa mereka akan baik-baik sahaja ketika disana dan Sheril mempercayainya walau ada sedikit keraguan.Sheril memang sudah dari awal menyimpan nombor contact Danny di hape nya kerna dia sejenis yang memang tidak suka menyimpan banyak kartu nama di wallet nya."Ril,kau nak air apa?",tanya Adam pada Sheril,Sheril memang berasa sedikit risih(rimas) dengan keadaan dalam club tersebut."Anything tapi bukan alcohol ya Adam".jawab Sheril dengan cara memekik kerana kuatnya music di dalam sana membuat kan semuanya seperti pekak tuli."Okay!!!",dan Adam order air buat mereka berempat.Sebenarnya Adam adalah lelaki baik,akan tetapi dia juga tidak pasti kenapa malam tu Sheril terlihat sangat cantik dimatanya.Padahal Sheril cuma mengenakan blous umbrella flora,yang tidak terlalu pendek dan tidak juga terlalu labuh.Pas sehingga di atas lututnya.Sangat cantik dimata Adam malam tu.Tak pasti apa yang ada di otak Adam,dia meletakkan sedikit serbuk aneh ke dalam minuman Sheril dan menyatakan sesuatu dalam hati."Aku akan menguasai mu malam ni Sheril,kenapa kau susah sangat untuk peka bahawa aku menyukaimu".Katanya dalam hati.Helia sebenarnya sudah perasan sesuatu tetapi dia tidak mahu ikut campur kerana dia berfikir bahawa tidak mungkin Adam akan melakukan hal konyol.Setelah itu Adam memberi dan membahagikan minuman pada teman-temannya.Dan,begitu juga Sheril,meminumnya hingga habis,kerna haus berada dalam tempat seperti itu dan melihat adegan-adegan yang padanya sangat memalukan.
"Hel!!!Helia!!!aku ke toilet sebentar ya!!!"Pekik Sheril pada Helia,Mawar sudah berada di lantai dance bersama Adam dan perginya Sheril tidak diketahui Adam kerna pada pemikirannya Sheril akan tetap berada diruang VIP yang mereka sedang duduk sekarang.Sheril berasa sangat panas pada tubuh badannya.Dia benar-benar rasa seperti memerlukan seorang lelaki menyentuhnya.Tapi dia masih boleh berfikir akan pesanan maminya,papanya.'Control yourself Sheril.Please control yourself'.Seperti nya Sheril benar-benar mau menangis sekarang,mana harus control dirinya,mana dia tidak pasti kenapa dengan badannya yang mendadak kepanasan,apalagi mau berfikir bahawa dia memerlukan seseorang lawan jenis untuk menyentuhnya."Hey,kamu kenapa sendirian disini?".Danny menyapa Sheril yang kelihatan agak aneh."Kak!!!Kak Daniel!!!Please,bantu aku,aku kepanasan".Danny mengernyitkan matanya.Panas?Ini cewek kenapa sih?Ga mabuk sih,ga ada bau yang aneh-aneh.Tapi dia kenapa?Gumam Danny dalam hati.
"Hey,hey,cool baby,kamu kenapa sih?".Sheril lansung memeluk Danny yang masih bingung."Duh,mana badannya udah lembik ngeliat-ngeliat kayak gini sih!!!Itu bocah mana?"Danny mula mengumpat sendirian.Sebenarnya Adam adalah sepupu Danny,sepupu yang tidak terlalu dekat,akan tetapi,Adam tidak tahu bahawa Danny telah membeli hotel tersebut dari ayahnya kerna ayah Adam memang tidak bisa meluangkan masa untuk menjenguk keadaan hotel tersebut."Hey,kamu ku panggil baby ya,aku ga tau nama kamu,tapi sekarang kamu harus kasi tau aku,dimana teman-temanmu?"Danny cuba berinteraksi dengan Sheril,tapi percuma.Sheril malah menyodor bibirnya minta dicium-cium oleh Danny."s**t,don't say that someone giving you that kind of drug!!!".Kata Danny."Kak,bantu aku kak.Tolong".Danny kasihan melihat keadaan Sheril.Padahal siang tadi dia terlihat sangat polos."Iya,tapi bahaya baby,kamu bisa hilang sesuatu nanti kalau aku bantu kamu".Kata Danny cuba membujuk Sheril."Kak,aku bisa mati kak kalau kamu tak bantu aku.Tolong kak,aku mohon".Aduh,gimana ni,kalau aku tinggal dia sendirian disini malah nanti di 'tolong' jantan serakah,aku ni berniat mau cari teman-temannya."Gini deh,aku hantar kamu pulang ke hotel lansung ya,nanti aku siapkan air dingin buat kamu mandi.Terus nanti kamu rest aja deh"."Terserah kak,yang penting tolong aku.Aku kepanasan".Ujarnya.Kasihan sungguh ini cewek,b******k mana yang udah memberinya obat gila ini.Danny terpaksa memapah Sheril untuk dibawa pulang ke hotelnya."Ya ampun,gimana aku harus masuk ke kamarnya,ga mungkin aku perlu meminta kartu kamarnya dari reception,jadi bahan gosip nanti.Ya udah,biar aja dia dikamarku,toh aku juga ga akan tidur dikamar aku tu,biarin aja dia sendirian,ga pa2 kayaknya".Danny membopong Sheril masuk ke kamar hotelnya menggunakan lift peribadinya.Memang tiada siapa yang akan masuk ke situ kecuali Danny,hanya dia yang mempunyai akses untuk masuk ke lift tersebut.Bersusah payah Danny membawa atau lebih tajam ayatnya mengheret si Sheril kerna cewek tersebut mengeliat tak tentu hala.Nah,sampailah mereka dikamar Danny.Danny membaringkan Sheril ke kasur dan dia lansung ke kamar mandi untuk menyediakan air dingin buat Sheril mandi nanti.
"Mita,nanti tolong kamu carikan pyjama buat cewek bersize S ya,juga pakaian dalam.Saya tidak pasti dimana kamu mau cari tapi tolong serahkan pada saya dalam masa satu jam dari sekarang,dan jangan bilang ke siapa-siapa",ujar Danny pada sekratarisnya."Baik pak,nanti saya kirim ke bapak,oh ya,mau dikirim kemana pak?"tanya Mita lagi."Ke kamar saya aja ya Mit.Saya tunggu.Cepat".perintah Danny."Aduh,ini cewek,mana tadi siang udah bikin aku sakit jantung,malam sekarang bikin aku kelelahan ngangkatnya".Setelah selesai,Danny lansung keluar dari kamar mandi dan betapa kagetnya Danny melihat Sheril yang sudah telanjang total!!!!"Dugaan apa lagi ini,aduhaiiiiii",umpat Danny dalam hati."Hey baby,kamu kenapa menanggal semua pakaianmu hmmmm?"Danny tidak yakin bisa bertahan.Dia melihat dari atas hingga ke kaki Sheril."Cantik kamu baby.Aku ga yakin bisa nahan diri kalau begini,aku laki-laki normal baby".Danny merintih sambil melihat Sheril yang masih mengeliat.TETAPI,sambil memegang kewanitaannya.Danny memijit-mijit kepalanya yang tidak berdenyut."Bagaimana aku bisa bertahan kalau begini tingkah kamu baby?"."Kak,tolong aku kak,tolong,aku merayu sama kakak,bantu aku kak",rayu Sheril sambil dia memegang dan memain kewanitaannya."Ahhhh,maaf baby,aku ga bisa tahan diri aku,aku laki-laki normal".Maka dengan senang hati Danny membantu Sheril menyelesaikan masalah kepanasannya.
Danny mengutuk dirinya.Dia sangat menyesal kerana hilang kendali.Berkali-kali dia melakukan hal terkutuk itu bersama Sheril sehingga Sheril benar-benar kelelahan.Dan yang paling parah,Danny membuangnya di dalam rahim Sheril.Danny tidak habis fikir,siapa saja setan yang memberi Sheril obat perangsang tersebut.Tas Sheril juga tidak bersamanya.Danny berharap besok pagi dia bisa ketemu dengan teman-teman Sheril.Baju yang dipesan tadi juga sudah sampai.Dan paling mengejutkan Danny,dia melihat ada bercak darah yang melekat di cadar kasurnya.Danny menyesal.Dia telah merenggut keperawanan Sheril."It's okay baby,aku akan bertanggungjawab atas segalanya".Danny membelai rambut Sheril."Siapa kamu sebenarnya?Kenapa aku berdebar setiap kali melihatmu?Siapa yang telah memberimu obat gila itu?Dimana teman-temanmu?",pelbagai persoalan yang timbul ketika Danny memainkan rambut lembut Sheril."Aku berharap besok kita akan menemui jawapannya,aku tidak akan tinggal diam setelah aku tahu siapa yang mengkhianatimu".Ujarnya dalam hati.Lalu dia juga hanyut kerana kelelahan setelah menghajar cewek mabuk obat tersebut.