Raya tengah memeriksakan kandungannya di dokter kandungan diantar oleh Ayas yang sengaja tidak pergi bekerja hari itu. Terlihat di USG janin Raya yang baru berusia tujuh bulan sehat dan aktif, jenis kelamin calon bayi Raya dan Ayas adalah laki-laki. Mata Raya berkaca-kaca melihat makhluk kecil tak berdosa menggeliat. Raya tak lupa mengucap beribu syukur atas kenikmatan yang sudah Tuhan berikan untuknya. Sempat keguguran membuatnya hampir putus asa ditambah lagi dengan perangai suaminya yang mendadak berubah menjadi dingin kepadanya di samping itu Ayas pernah meragukan bahwa bayi yang dikandungnya bukan anaknya melainkan anak dari Adrian yang dulu hampir melecehkannya. Setelah itu Raya bekerja untuk mengobati lukanya karena kehilangan calon bayinya, namun di perusahaan tempatnya

