2 hari kemudian..
Manda merengek pada Steve agar mereka kembali ke jakarta. Besok hari Sabtu dan Manda harus ke kampus. Dia tidak ingin ketinggalan Materi kuliahnya.
Akhrinya Steve menuruti kemauan Manda. Sekitar Pukul 09.00 Pagi mereka berangkat dari Villa mewah steve menuju Jakarta. Sepanjang perjalanan Manda tertidur karena Steve tak membiarkannya tidur sepanjang malam.
Steve terus minta 'Dilayani' diranjang, Entah sudah berapa kali mereka bercinta.
Seolah Steve tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan mereka di Villa.
Steve menuju apartemen dekat kantor Manda, Steve berencana memberikan Apartemen itu kepada Manda agar manda tidak tinggal di Kost an kecil yang menurut Steve tak layak huni.
"Manda ayo bangun" Ucap steve membangunkan Manda.
Manda terkejut dan langsung membuka matanya.
"Dimana kita pak?" Tanya Manda bingung karena sepertinya mereka bereda di Sebuah Parkiran basement.
"Ayo ikut" Ajak Steve sambil keluar dari mobilnya.
Manda keluar dari Mobil sambil sekali kali menggosok matanya yang masih perih menahan kantuk.
mereka masuk lift dan menuju lantai 10.
Sekarang mereka di lantai 10 dan Berada di sebuah pintu dengan kunci otomatis.
"Persis seperti apartemen di drama korea yang biasa gw tonton, Pakai kunci otomatis" Gumam Manda tersenyum.
"Berapa Tanggal lahir mu?" Tanya Steve kepada manda yang tertangkap sedang tersenyum.
"Hemm.." Manda menyebutkan tanggal lahirnya yang dijadikan sandi membuka pintu.
Mereka berdua masuk ke Apartemen dengan Fasilitas lengkap. Dapur, ruang Tamu dan meja makan mungil berwarna Putih.
"Apa semua ini milik Tuan" Tanya Manda.
" Ya..Tapi ini milikmu sekarang" jawab Steve sambil duduk di sofa.
"Apa?" Manda terkejut, tempat semewah ini di berikan kepadanya dengan cuma cuma.
"Aku akan sering mengunjungimu disini, tempat ini dekat dengan kantormu jadi kamu tidak perlu banyak waktu untuk perjalanan ke kantormu" Ucap Steve sambil memainkan ponselnya.
Manda tidak meyangka Steve begitu mudah memberinya kemewah seperti ini.
Dia masih memainkan matanya menelusuri setiap ruang di dalam kamar apartemen ini. Dia akan tinggal dikamar mewah ini, sungguh Manda masih merasa ini berlebihan.
"Apa kamu suka atau akan ada penambahan furniture?" tanya Steve.
"Apa benar ini untukku atau maksudnya Untuk saya tempati Pak steve?" Tanya Manda penasaran.
"Ini untukmu, Besok aku akan mengurus pengalihan Kepemilikan Apartemen ini menjadi namamu" ucap Steve santai.
"Benarkah..? Kenapa Pak Steve sangat baik padaku?" Tanya manda selidik.
"Karena aku menyukaimu dan kamu selalu membuatku senang" jawab Steve datar.
"Hanya itu?" Manda bingung.
"Ya..Apalagi?" Tanya balik Steve.
"Apa Pak steve mempunyai Pacar atau Baby sugar yang lain? Tanya Manda tiba-tiba.
"Apa kamu menganggapku seorang Playboy kelas Kakap Manda?" Steve seperti tidak suka Manda bertanya seperti itu.
"Oh.Bukan..Bukan..Aku selalu berpikir laki-laki kaya banyak pacar wanitanya" Jawab Manda gugup karena takut steve marah.
"Untuk sekarang hanya kamu" Jawab Steve dengan wajah datar tanpa bisa disimpukan.
"Ah..Untuk sekarang..Jadi ada kemungkinan nanti ada yang lain" gumam Manda dalam Hati.
"Sekarang kita keluar untuk makan dan kita ke showroom mobil" Ajak Steve terbangun dari duduknya dan mengajak Manda yang dari tadi berdiri.
"Untuk apa kita ke Showroom mobil?" Tanya Manda.
"Apa kamu bisa menyetir mobil" Tanya Steve.
Manda menggelengkan kepala berkali kali.
"Jadi apa yang kamu bisa bawa? Tanya Steve lagi.
"Sepeda motor" jawab Manda.
"Baiklah kita ke Dealer sepeda motor, Sebutkan Sepeda motor apa yang ingin kamu beli?" Tanya Steve.
"Matik dan mempunyai bagasi yang besar" Ucap Manda.
"Baiklah ayo kita keluar" Ajal Steve berjalan menuju pintu.
Sekarang mereka berdua sudah selesai mengisi perut dan bersiap ke sebuah Dealer Sepeda motor.
"Pilihlah yang kamu mau Manda, Kalau perlu Dealer ini aku beli" Ucap steve tersenyum.
Steve memang tidak bercanda, Dia orang kaya raya masuk majalah Forbes Indonesia masuk urutan pengusaha terkaya di Indonesia.
Memang banyak orang awam tidak tahu tentangnya tapi semua pengusaha tahu betapa Hebatnya dia dalam berbisnis.
Manda memilih Sepeda motor keluaran terbaru dengan kapasitas mesin 160 Cc warna merah dan berbagasi besar.
Nama di Surat kepemilikan motor adalah Namanya.
Manda sangat senang berkali-kali.
Orang-orang pasti sudah berpikir kalau Manda pasti simpanan Steve tapi Manda tak peduli karena mereka tidak tahu Kehidupannya.
Hari ini Manda pindah ke Apartemen barunya, Hanya baju dan buku buku nya saja yang dibawa karena Steve melarang dia membawa perabotan dari Kost nya.
Manda sibuk merapikan buku-bukunya ke lemari.
"Besok Aku ada perjalanan Bisnis ke Malaysia selama tiga hari, Uang Jajanmu akan aku kirimkan setiap minggu" Ucap Steve sambil duduk di depan TV yang menyala.
"Baik" Jawab manda.
"Jangan Coba coba selingkuh dariku atau kamu akan menyesal" Ucap Steve dengan nada mengancam.
"Baik" Jawab manda dengan perasaan takut.
****
Senin..
Manda berangkat dari Apartemenya ke kantor mengendari motor barunya.
Di terlihat bersemangat mengawali harinya. Steve sudah berangkat Ke Malaysia.
Sekarang dia tiba di Kantor dan Bertemu dengan Agung rekan kerjanya.
"Hai Manda apa Ibu mu sudah sembuh" tanya Agung.
"Ya" Jawab Manda bingung.
"Kemarin kamu libur pulang karena ibu mu sakitkan, Aku juga sedih bila orangtuaku sakit" Ucap Agung
"Eh..Iya..Jawab Manda Gugup sambil tersenyum terpaksa.
"Sepertinya Pak Iman membohongi semua orang dikantor soal aku absen kerja. Baguslah jadi reputasi Manda tidak tercoreng" pikir manda.
Steve saat bersamanya berubah jadi manis dan liar saat di Ranjang tapi Saat di luar sama sekali tidak pernah menghubunginya.
Pesanpun Tidak pernah dijawab.
Manda masa bodoh dengan hal itu, manda merasa Steve hanya butuh teman tidur bukan teman hidup berbagi rasa.
Manda Rajin meminum Pil pencegah kehamilan, Dia tidak mau bertindak Bodoh dengan Hamil diluar nikah.
Tujuannya menyelesaikan Kuliah, mengumpulkan modal untuk membuka usaha di kampung halamannya.
Dengan Uang Saku 5-10 juta sebulan cukup untuk menabung.
walaupun dia sekarang mempunyai Uang banyak tapi dia masih berhemat dan hidup sederhana.
Berhari-hari manda tidak dapat kabar dari Steve, seakan dia hilang begitu saja.
Hari ini manda tiba di Basement apartemennya dan memakirkan motor di Parkir khusus motor. Dia tidak menyadari ada yang memperhatikannya.
Dia berjalan menuju Lift dan tiba-tiba tangannya ditarik.
"Akh.."Manda menjerit karena terkejut.
"Pak Steve" ucap manda terkejut siapa yang menarik tangannya.
"Hai kenapa kamu sangat terkejut" tanya Steve sambil tertawa
Baru kali ini manda Melihat steve tertawa Dan manda Ikut tertawa.
"Saya terkejut pak, tiba tiba ada yang menarik tangan saya" jawab Manda.
"Aku merindukanmu" steve menempelkan bibirnya ke kening Manda.
"Benarkah?" Tanya manda tak percaya.
"Maaf pesanmu tidak aku jawab, Aku begitu sibuk sehingga tidak sempat menjawab"Jawab Steve sambil memeluk Manda.
"Ayo kita ke mobil"Ucap Steve sambil menarik tangan manda ke mobil.
Manda menurut saja saat Steve mengajaknya ke mobil.
Manda masuk dan duduk di Kursi penumpang depan.
Tiba-tiba Steve menciumnya dan menyuruhnya berpindah ke Kursi belakang
Sekarang mereka berdua duduk di kursi belakang, Steve melepas Kancing kemeja Biru sarah sambil terus mencumbui bibir dan Leher sarah.
"Pak kita ke kamar aja yuk..takut kepergok orang malu"Ajak Manda.
"Aku ingin melakukannya dengan gaya baru manda, Bercinta di mobil" Jawab Steve pelan.
Sekarang Kemeja Manda Kancingnya sudah terlepas semua tampak Bra Hitam melakat di tubuhnya. Steve Menaikan Bra dan sekarang Terpampang Buah d**a Sarah yang putih dengan ujung kemerahan.
"Akh..Pak Steve pelan pelan.."Racau Manda saat Steve menyusui dan menarik narik p****g Buah d**a manda dengan Rakus menggunakan Bibirnya.
Kedua buah d**a Sarah Habis di lahap oleh Steve.
Sekarang Steve menidurkan Manda di Kursi belakang dan menaikan Rok span Selutut yang dipakai Manda hari ini.
Steve menarik Paksa Celana Dalam Manda. Terlihat jelas Lubang kenikmatan Manda yang di penuhi bulu halus di sekitarnya.
Steve membuka Kedua Kaki Manda dan telihat Bibir kemaluan manda yang kemerahan sedikit basah berlendir. Steve mengarahkan Bibirnya ke Bibir kemaluan Manda dan mulai memainkan lidahnya.
"Akh..Em..Akh.." desahan Manda saat Ujung kenikmatan di kemaluan di mainkan lidah Steve.
Steve memasukan jari tengahnya ke Lubang kemaluan Sarah dan terus memainkanya dengah menarik ulur jarinya.
Manda sangat menikmati permainan Steve di k*********a. Sehingaga Tiba tiba..
Akhhh..Desahan panjang Manda dan Jari Steve basah dengan Cairan kenikmatan manda.
Sekarang Steve duduk dan menarik tubuh Manda untuk duduk di pangkuannya. Steve membuka resleting dan mengeluarkan batang kejantanannya dan langsung mengarahkannya kelubang kemaluan Manda.
"Eh..Eh.."Suara manda menahan gairah dan nikmat Sambil terus menaik turunkan pantatnya.
Mobil ikut bergoyang keras karena Percintaan Mereka berdua, Baik Manda dan Steve sangat menikmati percintaan mereka.
Tak Lama Steve mendesah Panjang dan Manda merasakan dinding rahimnya terasa hangat dan basah Tanda Steve Melepas benih cinta nya.
Steve terus menghisap dan menggigit pelan putih buah d**a Manda sampai terasa sakit perih di bagian ujung p****g.
Steve mengambil Tisu dan Manda Turun dari pangkuan Steve.
Manda memperbaiki pakaian dan menurunkan Roknya kembali.
"Aku tidak mampir ke Apartemenmu, hari ini aku akan tidur di rumah" Ucap Steve.
"Baiklah" Ucap Manda sambil membuka pintu dan berjalan menuju Lift.
Steve merapihkan Celananya dan ternyata Celana Dalam manda tertinggal di Kursi. Steve tersenyum mengingat percintaan mereka yang Gila.
*****
Dua hari setelah percintaan Panas mereka di Mobil, selama itu pula Steve menghilang.
Steve kembali hilang bak ditelan bumi, Tak pernah menghubungi atau sekedar mengirim Pesan. Manda merasa di memang Pemuas Nafsu nya saja. Walau sedikit Kecewa dan sakit hati Dia akhirnya menerima dengan lapang d**a.
Karena ada tugas kuliah dan butuh referensi di sebuah buku maka dia berniat ke toko buku di sebuah Mall di Jakarta. Dia mengendarai Sepeda motornya dan sekarang di berjalan ke Pintu masul Mall.
Tanpa sengaja dia melewati Butik Pakaian Branded dan menangkap sesosok laki-laki yang sedang bergandengan memilih Pakaian dengan seorang wanita.
Manda berjalan mendekati Butik tersebut dan ternyata laki-laki tersebut adalah Steve.
Steve merangkul wanita tersebut sambil tersenyum dan berbicara. Wanita tersebut sibuk memilih gaun.
Deg..Entah kenapa Manda merasa hatinya sangat sakit dan tak terasa air matanya mengalir begitu saja.
Di memukul dadanya beberapa kali berharap rasa sakit menghilang.
Benarkah dia cemburu dengan Steve karena menggandeng wanita atau karena..Ah..Manda bingung dengan perasaannya.
"Maaf Nyoya silahkan masuk.."Seorang petugas penjaga butik menyapanya.
"Maaf saya tidak jadi masuk" Ucap Manda terisak.
Mendengar suara yang dikenalnya, Steve menoleh ke arah pintu masuk butik dan Melihat Manda berjalan sedikit berlari.
Dia melepas rangkulannya dan berjalan menjauh dari wanita tersebut.
Steve mengelurkan Ponselnya dan Menghubungi Manda. Tapi Manda tidak menjawab panggilan Steve.
TBC