Arsakha memasuki sebuah rumah sederhana dengan diantar Ki Rana Purwa dan juga Diah Arum Purwati. Rumah yang terbuat dari kayu dan terdapat satu kamar di dalamnya. Terdapat pula sebuah Pawon dan bilik di belakangnya. Terdapat beberapa obor sebagai penerangan. Di sana Arsakha merasa lebih nyaman. Lantaran dirinya bisa bebas beristirahat ataupun beraktivitas lainnya tanpa merasa rikuh kepada Ki Rana Purwa dan juga keluarganya. “Nah, di sinilah tempat tinggalmu yang baru, Anak Muda! Jika kamu memerlukan apa pun jangan sungkan untuk mengatakan kepadaku!” Ki Rana Purwa begitu baik terhadap Arsakha karena perangai pemuda itu pun selalu baik. Dia bersikap sopan dan juga perhatian kepada sesama. “Aku yang seharusnya berterima kasih kepada Kisanak, karena Kisanak begitu menghargai dan menghorm

