#FLASHBACK# Sudah selama dua minggu ini Utomo menjadi tukang parkir dadakan pada sebuah toko grosir yang lumayan ramai di Jalan Raya Tuban Kuta. Mayoritas penghasilan Utomo setiap hari lima puluh ribu sampai seratus ribu rupiah, jadi terbilang masih ada pemasukan yang di dapat untuk dipakai membeli rokok dan nasi. Untuk kos, Teja teman pertamanya di Bali sudah membebaskannya. Setelah dihitung-hitung setiap bulan Utomo harus menutupi pengeluarannya sebesar lima ratus ribu rupiah. Hal itu berupa pulsa listrik, air mineral galon dan kebutuhan mandinya. Seperti hari ini, di saat jam tidak terlalu ramai menjelang makan siang, ia selalu melihat lowongan kerja pada website. Ia selalu mengirimkan lamarannya untuk bekerja di salah satu perusahaan. Untuk makan siang, Utomo selalu membeli nasi bun

