Love Bites & Pembicaraan Penting

2123 Words

Aku mengintip dari balik dinding kearah ruang makan yang menyatu dengan dapur. Ini sedikit canggung, mengingat Elvern tiba-tiba saja masuk kedalam kamar mandi saat aku sedang berada didalam sana dan aku bahkan sempat menuduhnya sebagai pria c***l dan berjanji untuk memukulnya padahal Elvern hanya menyimpan handuk dan juga pakaian dalam untukku. Aku benar-benar sangat sensitive padanya. Aku juga ikut bersalah karena ceroboh lantaran tidak mengunci pintu kamar mandi. “Hai.” Suara berat menyapaku dan kontan aku setengah melompat karena terkejut mendapati dia berada dibelakangku. “Apa yang sedang kau lakukan? Ayo kesana. Kau tidak berpikir untuk mengintip sepanjang hari kan?” Dia kemudian menarik tanganku menuju sebuah meja makan dengan bahan kayu ek. Jumlah kursinya ada sepuluh. Sangat bany

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD