Elvern mengendarai mobilnya dengan lebih kalem hari ini, seluruh rangkaian kegiatannya sudah usai dalam sepuluh menit lalu, dan langsung saja dia kabur dari lokasi untuk beristirahat lebih penuh di kediamannya. Sampai tiba disebuah keramaian, Elvern menepi. Pria itu melihat seorang perempuan yang tidak asing. Keluar dari mobilnya kemudian menghampiri sang perempuan tua. “Oh ya ampun, ternyata itu kau.” Mata Elvern melebar tatkala suara lemah itu berkomentar ketika dia berdiri dihadapannya. Perempuan tua dengan pakaian yang sama dan juga suasana yang sama. Hanya saja kali ini dia tidak membuat sebuah tenda kecil. Hanya ada meja lipat dengan bola kristal dan juga kartu tarot yang masih rapi di ujungnya. Elvern memandangi perempuan itu, dan sebagai gantinya pria itu mendapatkan senyum dari

