Naura dan Gerald keluar dari mobilnya. Iya, mereka sudah sampai rumah. Harusnya, Gerald minta ada yang menjemput mereka di bandara, tetapi orang rumah tidak bisa ditelepon. Agak kesal, bagaimanpun, Gerald kan baru sembuh. Harusnya mereka ada waktu untuk jemput. Katanya kangen, gimana sih? Gerald naik taksi, barang-barangnya dibantu keluarkan oleh supirnya. Kemudian saat selesai, supir Gerald bergantian membantu membawakan barang untuk masuk ke rumah. "Ada Kak Sagara sama Kak Alice kayaknya, Mas. Mungkin mereka gak bisa jemput karena ini," kata Naura saat menemukan mobil warna biru milik Sagara. Gerald ikut melirik. Dia membuang napas berat. "Ya, kenapa gak sekalian saja mereka jemput kita. Pake acara gak bisa ditelepon." "Maaf, Pak. Saya bukan bermaksud untuk menguping tadi. Hanya sa

