53 | Kami Bahagia

2789 Words

Tanganku bergetar menerima ponsel Pandu yang dikembalikan oleh pihak rumah sakit. Hanya ini yang kembali kepada kami, sementara pakaian berserta tubuh Pandu tidak diantar pulang ke rumah. Pihak rumah sakit langsung yang mengurus pembersihan dan pemakaman sesuai prosedur penanganan pasien meninggal akibat Covid. Jangankan sembuh dan pulang, menelepon aku sesuai janjinya saja tak sempat. Bagaiama dengan kesempatan baru yang kami rencanakan? Untuk siapapun yang mendengar voice note ini, aku nggak tahu kenapa aku membuatnya. Mungkin aku hanya takut tidak sempat mengatakannya langsung. Dan berhubung voice note ini bisa sampai ke kalian, artinya aku sudah tidak ada di sana. Iklaskan aku. Inilah yang terbaik, aku nggak merasakan sakit lagi dan nggak perlu melihat orang meninggal berkali-kali

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD