"kalau begitu sudahlah berarti semuanya sudah selesai kan?" "Iya sudah selesai aku akan mengemasi barang dan pindah membawa mobil hitam miliknya dan pergi sejauh Mungkin." "Apa kau tidak punya rasa iba sedikitpun tentang Hamdan Bagaimana jika dia menangis dan merindukan kamu?" "Dia bukan anak kecil dia masih memilikimu sebagai sahabat dan orang yang dicintai juga kedua anaknya yang pintar dan lincah. Aku cukup tahu Riri dan memahami bahwa potensi diriku untuk membahagiakan Hamdan sudah habis." "Tapi kau masih muda dan cantik, Hamdan selalu mengagumi dan b*******h saat bersamamu," sanggahku "Itu omong kosong... Yang dia pikirkan hanya keluarganya." Wanita itu mengemas tas tanpa menoleh padaku. "... Baiklah kalau begitu, aku pergi dulu, aku datang kemari hanya untuk berpamitan dan aku

