191

1233 Words

Astaga, kalau kupikir baru kali ini aku menjumpai dua orang yang sangat kemaruk dan serakah. Ingin mendapatkan segala yang mereka inginkan termasuk harta, tahta dan wanita. Hamdan dan Irsyad seperti uang koin yang punya sisi yang berbeda tidak bisa terpisahkan, sama-sama mudah tergoda wanita lain lalu plin-plan dan ingin kembali lagi padaku. Lantas aku, Aku melihat diriku seperti cadangan yang bisa mereka pakai kapan pun dibutuhkan. Aku terlihat sangat terhina padahal diri ini menjaga martabat dan kehormatan. Aku merasa seperti dimanfaatkan, mudah dirayu dan diyakinkan padahal aku juga punya prinsip hidup dan jati diri. Apakah kebaikanku yang mereka anggap seperti peluang untuk membodohi dan menyakiti diri ini. Allah ... Berarti selama ini aku dengan bodohnya sudah bersikap tulus dan me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD