Malam di Jakarta terasa lebih hidup dari biasanya. Lampu-lampu kota menyala terang, kendaraan berlalu-lalang, dan udara malam membawa sedikit rasa bebas setelah hari kerja yang panjang. Kevin baru saja selesai mandi ketika keluar dari kamar dengan langkah santai. Rambutnya masih sedikit basah. Ia mengenakan kaos hitam polos, jaket kulit, dan celana jeans gelap yang membuat penampilannya berubah drastis dari sosok CEO rapi yang biasa dilihat orang-orang di kantor. Di atas meja dekat pintu, kunci motor sport miliknya sudah menunggu. Kevin mengambil kunci itu sambil meraih ponselnya. Baru saja ia hendak memasukkan ponsel ke saku, layar ponsel bergetar menandakan pesan baru masuk. Ia melirik sekilas. Nama Alex muncul di layar. Kevin sedikit mengangkat alisnya. "Tumben chat duluan,” gumamn

