Mantan Kevin

2074 Words

Mesin Mini Cooper merahnya mendengkur halus waktu Kesya belok masuk ke parkiran gedung. Pagi masih agak sepi. Matahari baru naik, cahayanya kena kaca gedung tinggi itu sampai kelihatan mengkilap. Di dalam mobil, Kesya duduk tegak. Hari ini dia beda. Celana bahan merah terang yang potongannya tegas. Kemeja putih bersih. Blazer putih yang jatuhnya pas di bahu. Jam tangan merah senada. Rambutnya diikat low ponytail rapi. Makeup tipis tapi tajam di mata. Berani. Tegas. Gak kelihatan galau. Dia ingat obrolan semalam di kamar. “Jangan tunjukin lo sakit.” “Tarik diri pelan-pelan.” “Biar dia ngerasa kehilangan.” Kesya senyum tipis ke kaca spion."Good luck, Princess,” gumamnya pelan ke diri sendiri. Dia ambil tas, keluar dari mobil. Langkahnya mantap masuk ke lobby Aurellion Group. Satpam

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD