Mobil hitam itu melaju tenang di jalanan Tokyo yang mulai berubah warna menjelang sore. Lampu-lampu kota perlahan menyala, langit bergradasi jingga ke ungu. Kesya duduk di samping Kevin, wajahnya menempel sedikit ke jendela, matanya gak berhenti memperhatikan sekitar. “Bagus banget ya…” gumamnya pelan. Kevin melirik, senyum tipis muncul. “Suka?” Kesya langsung menoleh cepat. “Banget.” Dia lalu bersandar ke kursi, memeluk lengan Kevin manja. “Ini yang aku bayangin dari dulu…” Kevin mengusap tangannya pelan. “Makanya aku bawa kamu ke sini.” Kesya tersenyum kecil, matanya lembut. “Makasih ya…” Mobil akhirnya berbelok masuk ke area yang lebih tenang. Jalanan mulai sepi, suasana berubah lebih tradisional. Bangunan kayu, lampu-lampu hangat, dan suasana yang jauh dari hiruk pikuk kota. “I

