Kantor Heboh

1013 Words

Pagi itu kantor Aurellion Group gak seperti biasanya. Biasanya rapi, tenang, profesional—semua orang fokus sama kerjaan masing-masing. Tapi hari ini… beda. Di hampir setiap sudut kantor, terutama lantai 28, suasana berubah jadi… rame. Bukan rame berisik gak jelas. Tapi rame yang penuh bisik-bisik, tawa kecil, dan ekspresi kaget yang sama di wajah banyak orang. Semua berawal dari satu hal— Undangan. Amplop elegan dengan emboss nama besar: Kevin. CEO mereka. Dan isi di dalamnya… cukup buat satu lantai itu kehilangan fokus kerja selama beberapa menit. — Di area kerja tim lantai 28. Nanda berdiri sambil megang undangan, matanya masih bolak-balik baca isi kartu itu. “Gue gak salah baca kan…” gumamnya pelan. Di sebelahnya, Bella langsung mendekat. “Mana liat.” Nanda kasih unda

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD