Sebuah Janji (End)

2127 Words

“Hai, Sierra. Semoga kau bisa mendengar rekaman ini, meski saat kau mendengarnya, berarti aku sudah tidak ada di dunia ini. Hehehe…” Suara tawa lemah Jasmine terdengar dari rekaman yang diputar Daniel. Sesaat suaranya menghilang. Membuat Sierra mengerutkan keningnya, dan menatap Daniel dengan pandangan penuh pertanyaan. Namun, belum sempat Sierra bertanya apapun, suara lemah dan serak Jasmine, yang bercampur isak tangis halus kembali terdengar. Sierra bisa membayangkan kondisi Jasmine yang mungkin terjepit di antara reruntuhan, sendirian, hanya bisa menangis dan mencurahkan isi hati terakhirnya pada sebuah ponsel, yang beruntungnya masih dapat merekam dengan baik. “Sierra, adikku…mungkin ini akan menjadi kesempatan pertama dan terakhir aku memanggilmu adik. Maafkan aku…uhuk…uhuk…” “M

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD