“Nama?” “Richard.” “Nama Keluarga?” “Tidak ada.” Petugas itu hanya mengangkat wajahnya sejenak dan menatap pria berbadan besar yang berdiri di depannya sesaat, kemudian dia kembali memfokuskan perhatiannya pada kertas yang ada di hadapannya, sambil terlihat menuliskan sesuatu di sana. “Baiklah. Aku akan memberitahukan ketentuannya. Misi yang diberikan adalah misi berbahaya tingkat 5. Jika kau terluka, cacat ataupun meninggal saat menjalankan misi, maka perusahaan tidak akan bertanggung jawab atas dirimu. Jika kau tertangkap, kau diberikan waktu 5 jam untuk melepaskan diri, jika tidak, maka alat yang disuntikkan ke dalam tubuhmu akan meledak dan membuat otakmu menjadi serpihan. Bayaran untuk misi ini senilai 2 juta dollar. Apakah kau setuju?” Petugas itu membacakan catatan syarat dan k

