Begitu melihat kemunculan Raymond, sebelah tangannya yang bebas, memijat dahinya. kepala Sierra langsung berdenyut nyeri. Kenapa pria ini bisa tiba-tiba ada disini? Bagaimana caranya dia membuka pintu apartemenku? Raymond yang sudah berdandan dengan ketampanan maksimal pagi itu, langsung mengepalkan tangannya dengan erat saat melihat keberadaan Daniel yang sudah duduk dengan santai di meja makan dengan bertelanjang d*da. Wajah Raymond langsung cemberut dengan dahi berkerut dalam. “Jenderal Daniel. Kau sendiri yang sudah mengusir Sierra pergi dari rumahmu, tetapi sekarang, kau juga yang dengan tidak tahu malunya terus menerus mengganggunya. Aku benar-benar salut dengan cara Anda yang sangat tidak tahu malu.” Raymond tertawa, tetapi kepalan tangannya terlihat semakin erat, sampai-sampai

