Sierra, Bangun

2146 Words

Tak lama setelah kepergian Ans dan Hendri. Salah satu orang kepercayaan Daniel lainnya menghampiri komandannya itu. “Aku akan masuk kedalam. Bawakan benda itu. Aku akan menggunakannya pada dia.” “Tapi Komandan, benda itu hanya satu-satunya yang kita miliki, jika kau memberikannya pada dia, akan sangat berbahaya pada saat rencana kita di jalankan nanti. Kita tidak memiliki penangkal lainnya.” “Jika dia selamat, aku percaya dia akan sanggup membuat yang lainnya. Dia sudah menemukan anti virusnya.” “Baik. Laksanakan.” Nathan segera mengeluarkan sebuah kotak dan memberikannya kepada Daniel. “Tutup area ini. Tidak ada yang boleh keluar atau masuk, jika bukan atas perintahku.” Perintah Daniel kali ini, sedikit membuat wajah Nathan menjadi pias. Perintah itu sama saja menyatakan kalau mil

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD